WASHINGTON (RIAUPOS.CO) – Gedung Putih mulai memperketat keamanan jelang Pilpres Amerika Serikat. Untuk mengantisipasi kemungkinan ada aksi terorisme atau protes massa, Gedung Putih membangun pagar baru.
Seperti dilansir dari New York Post, petugas di Gedung Putih mulai membangun pagar di sekitar seluruh kompleks, Ellipse dan Lafayette Square. Selain itu, Gedung Putih juga menyiagakan 250 Pengawal Nasional.
Itu sebagai persiapan untuk mengantisipasi aksi massa yang diperkirakan akan terjadi setelah Pilpres pada Selasa (3/11) dengan potensi kekerasan. Kondisi ini meningkatkan kewaspadaan di kalangan akademisi, pemilik bisnis, penegak hukum, dan lainnya.
Departemen Kepolisian AS di seluruh negeri telah mulai memperingatkan petugas mereka untuk mempersiapkan pasukan. Sementara beberapa gedung tinggi di New York City telah menyewa penjaga bersenjata atau sniper untuk melindungi area gedung.
Seperti diketahui, protes yang berubah menjadi kekerasan di era Donald Trump bukanlah hal baru. Musim panas ini, ribuan demonstran yang memprotes pembunuhan George Floyd, serta pembunuhan Breonna Taylor dan Ahmaud Arbery, turun ke kota-kota di seluruh negeri.
Gerakan tersebut memicu protes yang menyerukan keadilan rasial, tetapi juga mengakibatkan kekerasan dan penjarahan. Departemen Kehakiman ikut terjun mengawal kerusuhan dari Portland hingga New York City.
Wilayah Portland, Seattle, Washington, dan New York City kerap menjadi titik rawan. Meski begitu, Gedung Putih belum menanggapi permintaan komentar terkait pagar baru tersebut.
Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman
Bupati Inhu meminta OPD mendampingi UMKM mengurus sertifikat halal gratis agar pelaku usaha memanfaatkan program…
APHI Riau dan Fairatmos menggelar diskusi perdagangan karbon guna memperkuat kapasitas pemegang PBPH menyambut implementasi…
Speedboat SB Karya Budi karam diterjang ombak besar di perairan Mandah, Inhil. Berkat kesigapan nakhoda,…
Pemko Pekanbaru melantik 16 ASN dalam mutasi dan rotasi jabatan. Wali Kota Agung Nugroho menegaskan…
DLHK Pekanbaru menindak 29 pelanggar yang membuang sampah sembarangan selama Januari-Juni 2026. Denda Rp11,95 juta…
Seorang pemuda di Kampar diduga terjatuh ke Sungai Kampar usai melakukan aksi standing di atas…