Novita Angie bersama keluarga. (INTERNET)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Presenter dan penyiar radio, Novita Angie, memang sering terlihat menggunggah foto keakraban bersama keluarga atau sang putri, Jemima Jasmine dan anak tertuanya Jeremy Cornelius. Tak jarang foto keluarga tersebut pun terlihat kompak mengenakan item fashion berbau batik. Entah busana atau scarf.
Saat ditemui JawaPos.com di kawasan Jakarta, Rabu (2/10), Angie mengatakan, anak-anaknya memang sudah terbiasa dengan batik sebagai daily wear. Yakni memperlakukan baju batik seperti busana bermotif lainnya. Dalam arti, dipikiran mereka, batik itu bukan sesuatu yang kuno atau old fashion.
Lantas apa yang dilakukan Angie sehingga anak-anaknya mencintai batik?
Jawabannya, karena sejak kecil anak-anaknya sudah dikenalkan dengan batik. Misalnya Jema -panggilan anak perempuan Angie- dulu sering dipakaian tutu batik. “Sebenarnya dari keluarga. Aku di keluarga menanamkan kalau batik bukan sesuatu yang kuno, jadi nantinya anak akan terbiasa,” ujar Angie.
Ketika anak sudah terbiasa dengan batik, maka dengan sendirinya akan mencintai tanpa dipaksa. Bahkan diakui Angie, Jema sering meminta memakai item batik yang sama seperti dirinya meski masih remaja. Terlebih motif dan busana batik saat ini sudah sangat relevan dengan anak muda.
Dalam arti anak muda bisa mengekspersikan dirinya lewat batik dengan berbagai item fashion. Seperti gelang, kalung, sepatu, topi hingga scarf.
Selain busana, Angie mengaku memiliki berbagai kian batik tulis. Sebab, tak hanya sekadar mengikuti tren, kain batik memang sering digunakan dalam kegiatan keluarga.
“Bahkan dulu kalau Lebaran itu saya kainan sama Jema pakai kain batik, yang santai terus pakai kebaya modern,” sambungnya.
Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman
Kabut asap Pekanbaru makin pekat Rabu pagi dengan jarak pandang 2,5-3 km dan kualitas udara…
Pengguna Ro-Ro Bengkalis mengeluhkan antrean hingga 3 jam akibat pengurangan armada yang masuk docking pada…
Bupati Meranti Asmar menghormati penyidikan dugaan korupsi anggaran kendaraan dinas, BBM, dan pelumas yang ditangani…
Kejari Meranti menggeledah Kantor Bupati terkait dugaan korupsi anggaran 2024. Sebanyak 13 saksi diperiksa dan…
Terduga dalang pembakaran jaring nelayan di Panipahan, Rohil, ditangkap polisi setelah buron ke Sumatera Utara.
Pemprov Riau mengajukan tambahan kuota 99.700 KL biosolar dan 99.556 KL pertalite karena kebutuhan BBM…