Categories: Nasional

10 Juta KPM PKH Terima Bansos Beras 15 Kg

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kementerian Sosial (Kemensos) kembali meluncurkan bantuan di masa pandemi Covid-19. Kali ini, giliran keluarga penerima manfaat (KPM) program keluarga harapan (PKH) yang disasar. Mereka bakal mendapat bantuan sosial (bansos) tambahan.

Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara menuturkan, 10 juta KPM PKH ini bakal diberikan bansos tambahan berupa beras. Besarannya, 15 kilogram/bulan untuk jangka waktu tiga bulan. Diharapkan, bantuan ini dapat membantu pemenuhan sebagian keperluan pangan beras selama pandemi.  

"Bantuan sosial beras merupakan bagian dari program Jaring Pengaman Sosial (JPS) dalam rangka menangani dampak Covid-19," ujarnya dalam launching bansos beras di Kantor Wilayah BULOG DKI dan Banten, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (2/9).

Untuk penyalurannya, bakal dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama, untuk bulan Agustus dan September di mana akan mulai disalurkan pada bulan ini. Dengan kata lain, masyarakat bakal langsung menerima beras sebanyak 30 kg per KPM. Sementara, tahap kedua dilaksanakan pada Oktober.

Dalam penyalurannya, Kemensos bekerja sama dengan Perum Bulog untuk ketersediaan beras dengan kualitas medium. Kemudian, beras akan disalurkan oleh pihak transporter secara door to door sampai ke KPM PKH. Dia berharap penyaluran bisa berjalan lancar karena dilakukan dengan fokus pada dua wilayah penyaluran yang masing-masing ditangani satu transporter.

Terkait data, Mensos mengatakan, data by name by address yang digunakan sudah clear and clean karena diambil dari data peserta program yang sudah berjalan. Sehingga tak perlu melakukan pendataan ulang.

Mensos optimis, bansos beras ini akan membantu dalam sektor pemulihan ekonomi masyarakat. Menurutnya, dengan terbantunya KPM PKH dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari maka secara tidak langsung akan meningkatkan kemampuan Perum Bulog untuk menyerap beras dari para petani. Artinya, program bansos beras akan menyediakan pasar bagi para petani untuk menjual berasnya.

"Program bantuan ini masuk dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan total anggaran sekitar Rp5,1 triliun," papar pria yang akrab disapa Ari tersebut. Oleh karena itu, program ini sangat vital dalam penyerapan anggaran.

Direktur Utama Bulog Budi Waseso (Buwas) menambahkan, pihaknya siap untuk melakukan penyaluran ini. Pihaknya pun sudah menunjuk dua transporter untuk pemyaluran, yakni PT. Bhanda Ghara Reksa (BGR) dan PT. Dos Ni Roha (DNR). Buwas juga berjanji akan menindaktegas jika nantinya ditemukan oknum yang main-main terkait bansos ini. Dia mengancam akan mencopot yang bersangkitan dari jabatannya.  

"Akan saya copot dari jabatannya," tegasnya.

Selain itu, Buwas mengaku sangat mengapresiasi bantuan beras ini. Sehingga Bulog dapat menyerap panen dari petani yang juga tengah kesulitan di masa pandemi.(mia/jpg)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Verifikasi Berkas 153 Calon Kades di 54 Desa se-Rohul Diumumkan 27-28 Oktober 2026

Dinas PMPD Kabupaten Rokan Hulu mengingatkan panitia Pilkades serentak di 54 desa untuk menjaga netralitas…

3 jam ago

Aroma Busuk Mirip Telur dan Gas Bocor Resahkan Warga, DLHK Pekanbaru Telusuri Sumber Bau

DLHK Kota Pekanbaru menurunkan tim ke sejumlah kecamatan guna menelusuri sumber bau menyengat menyerupai gas…

4 jam ago

Kabur Usai Cabuli Murid Oknum Guru di Pelalawan Diburu Polisi dan Masuk DPO

Polres Pelalawan menetapkan oknum guru berinisial HS sebagai DPO atas dugaan kejahatan seksual terhadap murid…

4 jam ago

Dikukuhkan Jadi Guru Besar Unri, Prof Yesi Soroti Peran Akuntansi Manajemen di BUMDes

Prof Yesi Mutia Basri SE MSi Ak CA PhD resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang…

5 jam ago

Buntut Video Viral Diduga LGBT, Satpol PP Pekanbaru Panggil Pengelola Kafe Laksamana Muda

Satpol PP Kota Pekanbaru memanggil pengelola Kafe Laksamana Muda dan orang-orang dalam video viral yang…

5 jam ago

Tampil di Forum CAFEO ke-44 Bandung, Plt Gubri SF Hariyanto Raih Pengakuan ASEAN Engineer

Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mencatatkan sejarah sebagai Gubernur pertama di Indonesia yang meraih pengakuan…

5 jam ago