Categories: Nasional

Arti Huruf E di Indikator BBM Ternyata Bukan Empty Tapi…

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Selama ini tak sedikit yang salah mengartikan huruf ‘E’ pada indikator bahan bakar yang biasanya ada pada spedometer.  Bahkan selama berpuluh-puluh tahun kita meyakininya, namun ternyata artinya berbeda.

Banyak yang menyangka kalau selama ini mengira maksud di balik huruf ‘E’ tersebut mengacu pada kata empty. Biasanya bila jarum indikator mengarah ke huruf E langsung mengasosiasikan huruf tersebut dengan harus langsung melakukan pengisian ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Memang ini tidak ada salahnya.

Seperti diketahui pada speedometer kendaraan mobil maupun motor di bagian panel bensin yang terdapat huruf E dan F.  Di antara kedua huruf tersebut terdapat titik-titik, itu adalah kondisi ketersediaan bahan bakar yang ada dalam tangki.

Seperti dikatakan di atas kebanyakan orang mengartikan huruf E pada indikator bensin dengan arti kosong atau Empty‘. Namun sebenarnya arti dari huruf E ini sendiri bukanlah Empty. Arti sebenarnya dari huruf E ini merupakan symbol dari ‘Emergency’ yang artinya darurat.

Perlu diketahui bahwa pada saat jarum indikator bensin berada di huruf E, bensin di tangki belum benar-benar habis. Hal ini merupakan tanda peringatan bagi pengendara untuk segera melakukan pengisian BBM.

Saat jarum indikator berada di huruf E, maka tandanya BBM yang tersisa di tangki masih ada 10% sampai 15 persen dari kapasitas maksimum tangki. Sementara huruf F pada indikator bensin ini sendiri memiliki arti Full atau penuh. Pastinya hal ini banyak yang mengetahuinya.

Pertanyaannya, siapa yang pertama kali memiliki ide dalam membuat indikator ini? Memang hal ini sangatlah penting dan sangat dibutuhkan oleh para pengendara. Penemu indikator bensin ini ialah Jim Moylan pada 1986 namun baru diaplikasikan di mobil pertama kali di tahun 1989.

Dengan adanya penemuan ini, pengendara mampu mengetahui kapan harus mengisi kembali BBM secara tepat waktu.  Nah, sekarang Anda tahu arti yang sebenarnya huruf E pada indikator  BBM, semoga bermanfaat.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Harmoni Imlek di Kebun PTPN: Toleransi Tumbuh di Tengah Rutinitas Panen

Kisah Akiong dan Tony di PTPN IV Regional III menunjukkan harmoni etnis tumbuh alami di…

16 jam ago

Buka Puasa Makin Seru! Kala Iftar di Hotel Dafam Cuma Rp109 Ribu

Hotel Dafam Pekanbaru hadirkan promo “Kala Iftar” Rp109 ribu per orang. Nikmati menu nusantara hingga…

16 jam ago

Sikat Gigi dan Berkumur di Siang Hari Ramadan

Saya seorang wanita dan juga seorang pekerja. Saya ingin bertanya, bagaimana hukum sikat gigi atau…

19 jam ago

Lapas Bengkalis Turun Tangan, Siapkan Masjid Nyaman untuk Tarawih

Lapas Bengkalis gelar kerja bakti bersihkan Masjid Nurus’saadah jelang Ramadan agar jamaah lebih nyaman beribadah.

19 jam ago

Transaksi Ritel Ditargetkan Tembus Rp50 Triliun

Transaksi ritel Lebaran 2026 ditargetkan tembus Rp50 triliun lewat program BINA dan dorongan belanja masyarakat…

19 jam ago

Wabup Rohul Pimpin Pelepasan Jenazah Kades Lubuk Napal

Wabup Rohul pimpin pelepasan jenazah H Syofyan, Kades Lubuk Napal. Suasana haru iringi prosesi penghormatan…

19 jam ago