kemenhub-pastikan-kapal-kapal-asal-cina-sudah-dikarantina
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Demi mencegah masuknya virus corona di Indonesia, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melakukan pengetatan di pelabuhan dan bandara. Termasuk melakukan pemeriksaan suhu tubuh bagi para anak buah kapal yang berasal dari Cina.
Menurut Menhub Budi, pengetatan yang dilakukan oleh pemerintah untuk kapal di laut sama dengan pengetatan yang dilakukan kepada para maskapai. Hal tersebut guna mencegah virus korona masuk ke dalam negeri melalui penumpang.
"Di laut harus sama ketatnya dengan udara, jadi wajib dilakukan pemeriksaan panas tubuh dan sebagainya," ujarnya di gedung Kemenhub Jakarta, Senin (3/1).
Budi menjelaskan, dalam dua hari kedepan Kemenhub juga akan membahas dalam rapat terbatas (ratas) bersama Presiden Joko Widodo terkait kerugian kapal-kapal yang dilarang berlayar.
"Akan Kita laporkan ke presiden seberapa besar pergerakannya dan dampak ekonominya," jelasnya.
Sementara itu, Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Ahmad menyampaikan, standar dan prosedur penanganan sudah diberlakukan. Pihaknya bekerja sama dengan karantina pelabuhan, agar kapal-kapal Cina atau kapal yang singgah di Cina dalam waktu waktu terakhir, semua dikarantina.
“Kita karantina di tempat labuh jangkar. Tim KKP datang periksa crew kapal. Kalau clear selesai, kalau ada yang dicurigai akan ada treatment dikirim ke RS,” jelasnya.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal
Pendaftaran calon pimpinan Baznas Riau periode 2026–2031 ditutup dengan 51 peserta. Seleksi administrasi dimulai sebelum…
Sidang perkara penggelapan Riau Pos mengungkap gaji Rida K Liamsi Rp200 juta per bulan dan…
BMKG Pekanbaru mendeteksi 115 titik panas di Riau pada Rabu (16/9/2026). Indragiri Hulu menjadi wilayah…
Houthi melancarkan serangan rudal dan drone ke tiga kota Arab Saudi. Sebanyak 13 warga terluka…
Disdukcapil Pekanbaru mengingatkan warga waspada penipuan online yang mencatut nama petugas dan meminta data pribadi…
Polres Siak membongkar sindikat SIM palsu lintas wilayah. Delapan tersangka diamankan, 48 blangko SIM bekas…