Categories: Nasional

Berkhidmat Bangun Dumai Idaman

DUMAI (RIAUPOS.CO) – SEPULUH bulan kepemimpinan Paisal, sejak dilantik menjadi Wali Kota Dumai, sejak Februari 2021, telah memberi warna-warna baru bagi wajah Kota Dumai.

Wali Kota Dumai, Paisal didampingi Sekda Kota Dumai, Indra Gunawan mengungkapkan, bahwa sejak dirinya dilantik menjadi wali kota Dumai, 10 bulan yang lalu, pihaknya sudah semaksimal mungkin untuk membangun Kota Dumai, melalui program Berkhidmat yang sudah berjalan.

"Dumai Berkhidmat adalah penjabaran dari sebuah mimpi besar untuk mewujudkan Dumai, menjadi kota yang unggul dan idaman, kota yang menjadi tujuan Investasi dan berdaya saing. Dengan pemerintahan yang amanah serta didukung oleh masyarakat yang mandiri, beradap dan lingkungannya yang nyaman," paparnya.

Ia menambahkan, selama 10 bulan kepemimpinannya, berbagai program khidmat telah dilaksanakan, seperti Khidmat Kesehatan, Khidmat Pendidikan, khidmat Infrastruktur, Sosial Ekonomi, Kebersihan dan Khidmat Penerangan.

Paisal menjelaskan, Khidmat Kesehatan sudah  dirasakan oleh masyarakat kota Dumai, yang mana masyarakat bisa berobat dengan gratis hanya dengan menggunakan KTP Dumai. "Jadi masyarakat Dumai, tak perlu takut untuk berobat di RSUD, tunjukan KTP Dumai, masyarakat sudah bisa berobat dengan gratis, dan itu sudah berjalan selama kepemimpinan saya," terangnya.

Kemudian, tambahnya, khidmat pendidikan, yang mana dalam membentuk akhlak para generasi Dumai, melalui pendidikan, pihaknya telah menerbitkan buku Beradab Siswa Beradab.  "Jadi buku Siswa Beradab ini di dalamnya berisikan hal hal untuk membentuk akhlak yang baik kepada siswa siswi kita. Itu sudah kita berikan ke sekolah sekolah secara gratis. Jadi nanti gurulah yang akan mengawasi," jelasnya.

Lebihlanjut dijelaskanya, untuk khidmat Infrastruktur, pihaknya terus melakukan pembangunan pembangunan di kota Dumai, seperti pembangunan, Dumai islamic Center, Sport Center di taman Bukit Gelanggang, dan kawasan kuliner.  "Untuk khidmat Kebersihan, kita sudah meletakan tambahan  bak sampah di TPS -TPS di kota Dumai, dan mulai awal tahun ini, kita akan segera menerapkan Perda terkait sampah, yang mana akan ada denda bagi masyarakat yang membuang sampah sembarangan," imbuhnya.

Paisal menerangkan, selama 10 bulan kepemimpinannya, dirinya berusaha untuk memberi warna dan mempercantik wajah Dumai, seperti pembangunan kawasan Taman Bukit Gelanggang.  "Kami berharap apa yang telah kami laksanakan, bisa dirasakan oleh masyarakat, dan di tahun 2022 ini, Dumai bisa menuju kota Idaman," ucapnya.

Ia meminta kepada rekan rekan pers untuk ikut memberitakan hal hal yang telah dibuat oleh Pemko Dumai, beri masukan kepada Pihaknya, agar kota Dumai, bisa semakin baik. "Mari bersama bergandengan tangan mewujudkan Dumai menjadi Kota yang unggul dan Idaman," pungkasnya.(mx12/esi)

Laporan RPG, Dumai

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Jembatan Merah Putih Presisi di Logas Rampung, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…

9 menit ago

BRK Syariah Resmikan Rahn Gadai Emas di Bintan, Solusi Pembiayaan Kini Makin Mudah

BRK Syariah resmi meluncurkan layanan Rahn Gadai Emas di Bintan untuk memperluas akses pembiayaan syariah…

21 jam ago

Menjangkau Pelosok, PLN Gencarkan Literasi Digital Kelistrikan di Tapung Hilir

PLN UIP Sumbagteng menggelar sosialisasi PLN Mobile di Tapung Hilir untuk memperluas literasi digital kelistrikan…

24 jam ago

Harga Karet Kuansing Makin Nanjak, Pekan Ini Tembus Rp20.125 per Kg

Harga karet petani Kuansing kembali naik menjadi Rp20.125 per kilogram. Produksi meningkat seiring membaiknya harga…

1 hari ago

Sidak Kecamatan Marpoyan Damai, Wako Pekanbaru Minta Pelayanan Lebih Cepat

Wali Kota Pekanbaru sidak Kecamatan Marpoyan Damai dan menekankan pelayanan cepat serta kenyamanan warga.

2 hari ago

Distankan Pekanbaru Periksa 3.754 Hewan Kurban, Belum Temukan Kasus Penyakit

Distankan Pekanbaru telah memeriksa 3.754 hewan kurban dan memastikan belum ditemukan kasus penyakit.

2 hari ago