Kemenkominfo Segera Buka Blokiran Internet Papua, tapi Bertahap
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Pemblokiran akses internet di Wilayah Papua dan Papua Barat akan segera dibuka. Hal tersebut setelah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) melakukan rapat koordinasi dengan empat operator telekomunikasi besar, seperti Telkom, Telkomsel, XL Axiata, dan Indosat.
Plt Kepala Biro Humas Kemenkominfo Ferdinandus Setu menuturkan, rapat koordinasi ini juga melibatkan unsur keamanan dalam hal ini kepolisian. “Tadi Pak Menteri (Menkominfo Rudiantara, red) rapat dengan operator dan kepolisian. Pemblokiran akan segera dibuka,” katanya saat dihubungi JawaPos.com, Senin (2/9).
Meski demikian, pihaknya masih belum bisa memberikan estimasi kapan pemblokiran internet di wilayah Papua dan Papua Barat akan dibuka kembali. Apakah hari ini, besok atau lusa. “Kita masih belum bisa memastikan (akses internet dibuka kembali). Kita masih tunggu dari kepolisian, kalau dinyatakan sudah kondusif, kita pasti langsung buka,” terang pria yang karib disapa Nando itu.
Pembukaan blokir internet di wilayah Papua dan Papua Barat juga dikatakan Nando akan dilakukan secara bertahap. Hal tersebut mengacu pada wilayah-wilayah mana yang sudah kondusif menurut kepolisian.
“Kita akan buka secara bertahap. Misalnya di wilayah ini sudah kondusif, ya kita akan langsung buka. Paling lambat dua jam setelah kita koordinasikan dengan operator, internet akan langsung bisa dipakai,” jelas Nando.
Seperti sudah diberitakan sebelumnya, kondisi di Papua kembali memanas pekan lalu. Pada Rabu (28/8), kerusuhan kembali meletus di Jayapura. Hal tersebut menyebabkan akses telekomunikasi telepon dan SMS putus lantaran massa aksi merusak fasilitas telekomunikasi milik TelkomGroup.
Dilaporkan sebanyak 313 site terganggu lantaran infrastruktur terkait seperti fiber optik terbakar. Menkominfo Rudiantara sebelumnya juga menyebut bahwa massa aksi yang rusuh memotong kabel fiber optik milik TelkomGroup.
Dikonfirmasi terpisah, GM External Coorporate Communication Telkomsel Aldin Hasyim mengungkapkan, hingga Senin (2/9) ini, pemulihan akses telekomunikasi pasca kerusuhan di Jayapura sudah 98 persen. “Tinggal dua persen BTS kita masih putus. Ini terus diupayakan, mudah-mudahan di akhir Minggu sudah 100 persen,” ujarnya ditemui JawaPos.com di kantor Telkomsel, Senin (2/9).
Akses jaringan yang terputus itu, menurut Aldin, berupa layanan telepon dan SMS. Sementara untuk akses data internet, pihaknya masih menunggu aba-aba dari pemerintah. “Itu untuk telepon dan SMS, ya. Kalau internet kita masih nunggu pemerintah,” tandasnya.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal
Sebanyak 52 jalur telah mendaftar Pacu Jalur Mini 2026 di Tepian Narosa Teluk Kuantan. Total…
Hotel Dafam Pekanbaru menghadirkan promo Merdeka Staycation Rp545.081 per malam. Tamu juga mendapat Es Merah…
DPRD Pekanbaru mengapresiasi perbaikan jalan yang dikebut Pemko, namun meminta kualitas dijaga setelah ditemukan sejumlah…
Pacu jalur Kuansing 2026 diprediksi menarik puluhan ribu pengunjung. Pemkab memastikan pasokan Pertalite dan solar…
Ketua Kwarcab Pekanbaru Sulastri meraih Lencana Darma Bakti dari Kwarnas. Penghargaan diberikan atas dedikasinya membina…
Rumah warga di Jalan Tanjung Harapan, Tembilahan, terbakar Kamis sore. Api berhasil dipadamkan sebelum merembet…