Ketua DPRD Siak Indra Gunawan (kiri) dan Wakil Ketua Sutarno memimpin rapat dengar pendapat kedua dengan koperasi Butu, 29 Juli 2019. Rapat ini terkait pengelolaan lahan Tora di Kabupaten Siak.(HUMAS SEKTRETARIAR DPRD SIAK FOR RIAU POS)
SIAK (PEKANBARU.CO) — Kabupaten Siak menjadi salah satu daerah penyumbang titik api atau hot spot sepanjang 2019 ini. Di tengah kemarau yang terus melanda, Ketua DPRD Siak Indra Gunawan mengimbau seluruh pihak mulai dari tingkat Pemkab, hingga kecamatan dan desa serta penghulu agar lebih peka terhadap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Demikian disampaikan Indra Gunawan saat berbincang dengan Riau Pos beberapa waktu lalu. Hal ini ketika disinggung mengenai masih terpantaunya titik api di wilayah Siak berdasarkan laporan BMKG Stasiun Pekanbaru.
"Memang sekarang kemarau, jadi diminta kepada semua elemen supaya peka. Mulai camat, kades, tokoh masyarakat, penghulu, masyarakat peduli api dan semuanya agar mengawasi daerah masing-masing," pesannya.
Menurut ketua DPRD, sudah menjadi tanggung jawab bersama seluruh pihak. Bukan saja eksekutif dan legislatif, serta unsur forum komunikasi pimpinan daerah. Namun seluruh pihak termasuk masyarakat diharapkannya lebih peduli.
"Masyarakat juga, jangan membakar lahannya jika ingin membersihkan. Karena dengan cuaca kemarau, angin juga, itu bisa meluas terbakarnya. Memang begitu yang terjadi kan," kata Indra.
Lebih lanjut dengan kepedulian dan semakin pekanya seluruh pihak dalam menjaga daerah masing-masing supaya tidak terbakar, maka diharapkan Kabupaten Siak dapat menjaga kampung halaman agar Zero Karhutla.(adv)
Warga Pekanbaru antusias berburu sembako murah di GPM HUT TNI AU ke-80. Ribuan paket bantuan…
Seorang lansia di Pekanbaru bakar ban di Jalan Sudirman sebagai protes tak lagi menerima bansos…
Hujan kembali picu banjir di Pekanbaru. DPRD desak perbaikan drainase menyeluruh usai insiden warga terseret…
Seleksi Paskibraka Inhil 2026 resmi dimulai dengan 110 peserta. Penilaian meliputi fisik, mental, dan karakter…
Sebanyak 187 JCH Kuansing berangkat 30 April 2026. Hotel di Madinah hanya 30 meter dari…
Aksi warga di Panipahan berujung perusakan rumah dan temuan diduga sabu. Polisi selidiki kasus, Polda…