anies-sebut-ada-potensi-8-ribu-covid-19-di-jakarta
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan fatalitas kematian pasien Covid-19 di Jakarta telah mencapai angka 10 persen. Angka tersebut lebih tinggi dari rata-rata global sekitar 4,4 persen.
Anies mengatakan berdasarkan data Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, terdapat 401 jenazah yang dikebumikan dengan protokol pasien Covid-19. Jenazah-jenazah yang dikebumikan itu belum dinyatakan pasien positif virus corona.
"Pagi ini saja Pak Wapres, itu ada 38 jenazah yang dimakamkan dengan protap Covid-19. 38 orang hari ini pagi ini, baru setengah hari itu Pak. Jadi situasinya di Jakarta ini sangat-sangat mengkhawatirkan," kata Anies dalam teleconference bersama Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Kamis (2/4).
Dari angka tersebut, maka potensi kasus positif virus corona di Jakarta bisa mencapai ribuan orang. "Bila yang meninggal 5 persen maka artinya kita ada 8.000 kasus (pasien virus corona) Pak di Jakarta ini," imbuhnya.
Oleh karena itu, Anies berharap ada perhatian khusus terhadap penanggulangan wabah virus corona di Jakarta. Mengingat angka kasus terus meningkat setiap hari. Belum ada tanda-tanda penurunan kasus.
"Jadi bahwa pada saat ini di Jakarta kita belum menyaksikan kurva ini merata, kurvanya masih meningkat Pak. Ini agak-agak menghawatirkan. Jadi kalau kita perhatikan masih meningkat terus," pungkas Anies.
Sumber: JawaPos.com
Editor: Erizal
Khas Pekanbaru Hotel menghadirkan promo School Holi-Deals selama Juli 2026 dengan paket menginap lengkap untuk…
Syahrul Aidi mengecam penghadangan Ustaz Abdul Somad di Kutai Barat dan meminta aparat menjamin keamanan…
Daftar ulang SPMB SD Negeri di Pekanbaru resmi dimulai. Orang tua melengkapi berkas, sementara sekolah…
Pemkab Kepulauan Meranti resmi menerapkan manajemen talenta ASN setelah mendapat persetujuan BKN. Pengisian JPTP tak…
Kompensasi bagi 142 nelayan terdampak pencemaran Sungai Tapung mulai direalisasikan. Nelayan berharap pemulihan lingkungan segera…
Kapolda Riau menjenguk korban dugaan pengeroyokan di RS Bhayangkara dan menegaskan proses hukum akan dilakukan…