Categories: Nasional

Permintaan Putin kepada Ukraina Dianggap Tak Masuk Akal oleh Turki

ANKARA (RIAUPOS.CO) – Turki menilai permintaan Presiden Rusia, Vladimir Putin, terhadap Ukraina tidak masuk akal dan tak mendukung upaya gencatan senjata yang berusaha  dilakukan, Selasa (1/3/2022).

"Usulan Rusia yang muncul dalam negosiasi gencatan senjata agak tinggi dan tidak masuk akal," kata juru bicara kantor Kepresidenan Turki, Ibrahim Kalin, Selasa (1/3), dikutip dari CNN.

Ia juga mewanti-wanti peningkatan serangan militer di Ukraina oleh Putin jika tak akan mendukung upaya gencatan senjata ini.

"Mulai hari ini, untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata, (permintaan Rusia, red) terlihat seperti isu politik besar yang tidak bisa menolong dialog gencatan senjata pada tahap ini," ujarnya lagi.

Meski demikian, Kalin mengaku optimis menyambut dialog selanjutnya yang dikatakan akal dilakukan dalam beberapa hari ke depan.

"Pertemuan pertama terjadi Senin, dan ada beberapa tanda bagus dan diharapkan. Pertemuan selanjutnya akan dilakukan dalam beberapa hari ke depan," tuturnya.

Kalin juga mengatakan dampak dan konsekuensi yang harus diterima Rusia "akan terus terjadi dalam beberapa tahun ke depan", meski permasalahan ini dapat diselesaikan.

"Kami tidak ingin mengucilkan siapa pun, dan maka dari itu kami membiarkan jalur komunikasi terbuka dengan Rusia," katanya.

Selain itu, Kalin mengungkapkan Turki tak akan menjatuhkan sanksi kepada Rusia.

"Kami tidak berencana menjatuhkan sanksi apa pun kepada Rusia saat ini, karena kami tidak ingin ekonomi kami mengalami dampak negatif akibat ini."

Seperti diketahui, Putin sempat menuturkan beberapa syarat bila Ukraina ingin perang ini selesai.

Pertama, ia meminta Ukraina harus bersikap netral. Kedua, Ukraina harus menghapus pengaruh Nazi ataupun fasisme di negara itu. Terakhir, Ukraina harus mengakui Crimea merupakan bagian dari Rusia.

Sumber: AFP/CNN/Reuters/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Nurul Angely Juara Pertama Bintang Radio Kabupaten Kuansing 2026

Nurul Angely dari Kecamatan Kuantan Mudik berhasil keluar sebagai juara pertama ajang Bintang Radio Kabupaten…

9 jam ago

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

1 hari ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

1 hari ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

2 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

2 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

2 hari ago