warga-menolak-dievakuasi-karena-takut-harta-benda-hilang
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo mengimbau kepada seluruh masyarakat yang tinggal di daerah aliran sungai untuk mengungsi. Doni menegaskan hal ini karena banyak warga menolak dievakuasi.
Hal ini dia katakan setelah Jabodetabek mengalami banjir akibat hujan di awal tahun ini. Sejauh ini, tercatat sudah 64 ribu masyarakat DKI Jakarta yang mengungsi.
"Jangan biarkan ada masyarakat yang bertahan di daerah yang jaraknya dengan bibir sungai. Karena sekoyong-konyong air bah bisa datang dan tidak ada kesempatan untuk menyelamatkan diri," ujar Doni di Pintu Air Manggarai, Kamis (2/1).
Menurut Doni sebagian warga menolak diungsikan atau dievakuasi petugas karena takut harta dan bendanya dicuri oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Kata Doni, masyarakat tidak perlu risau kerena akan ada penjagaan barang milik masyarakat.
"Jadi sudah ada kesepakatan dengan semua unsur TNI Polri, Basarnas dan ada tim pengamanan jadi aset-aset warga yang ada di daerah tertentu akan diamankan oleh unsur aparat keaamanan," katanya.
Doni juga mengimbau kepada masyarakat untuk rela dievakuasi. Mereka harus sadar bahwa nyawa lebih berharga ketimbang harta dan benda.
"Harta penting tapi nyawa lebih penting lagi," ungkapnya.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal
Pekanbaru Job Fair 2026 digelar 21-23 Juni mendatang dengan melibatkan sekitar 30 perusahaan dan berbagai…
Perayaan HUT Dewi Zhu Shi Niu-Niu di Pekanbaru diramaikan pemeriksaan kesehatan gratis bagi ribuan umat…
Sebanyak 36 pelaku UMKM kuliner Pantai Indah Selatbaru menerima sertifikat halal untuk mendukung wisata halal…
Pemkab Rohil mulai menangani SDN 011 Basira yang terbakar. Siswa sementara belajar bergantian sambil menunggu…
Penjualan Daihatsu pada April 2026 tumbuh 11 persen menjadi 12.300 unit. Sigra, Ayla, dan Gran…
Kecelakaan maut di Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru, pemotor tewas diduga melawan arus usai tabrakan dengan…