warga-menolak-dievakuasi-karena-takut-harta-benda-hilang
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo mengimbau kepada seluruh masyarakat yang tinggal di daerah aliran sungai untuk mengungsi. Doni menegaskan hal ini karena banyak warga menolak dievakuasi.
Hal ini dia katakan setelah Jabodetabek mengalami banjir akibat hujan di awal tahun ini. Sejauh ini, tercatat sudah 64 ribu masyarakat DKI Jakarta yang mengungsi.
"Jangan biarkan ada masyarakat yang bertahan di daerah yang jaraknya dengan bibir sungai. Karena sekoyong-konyong air bah bisa datang dan tidak ada kesempatan untuk menyelamatkan diri," ujar Doni di Pintu Air Manggarai, Kamis (2/1).
Menurut Doni sebagian warga menolak diungsikan atau dievakuasi petugas karena takut harta dan bendanya dicuri oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Kata Doni, masyarakat tidak perlu risau kerena akan ada penjagaan barang milik masyarakat.
"Jadi sudah ada kesepakatan dengan semua unsur TNI Polri, Basarnas dan ada tim pengamanan jadi aset-aset warga yang ada di daerah tertentu akan diamankan oleh unsur aparat keaamanan," katanya.
Doni juga mengimbau kepada masyarakat untuk rela dievakuasi. Mereka harus sadar bahwa nyawa lebih berharga ketimbang harta dan benda.
"Harta penting tapi nyawa lebih penting lagi," ungkapnya.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal
Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…
Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…
Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…
Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…
Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…
Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…