dprd-riau-minta-apbd-perubahan-dimanfaatkan-maksimal
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Riau tahun anggaran 2021 sudah bisa digunakan oleh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Itu setelah Badan Anggaran DPRD Riau bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) selesai melakukan pembahasan penyempurnaan hasil evaluasi dari Kementerian Dalam Negeri.
Untuk itu, OPD diminta agar bisa memanfaatkan APBD Perubahan semaksimal mungkin sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas. Permintaan tersebut sebagaimana disampaikan Wakil Ketua DPRD Riau Hardianto usai pembahasan harmonisasi hasil evaluasi APBD Perubahan TA 2021 akhir pekan lalu.
Dikatakan Hardianto, dalam pembahasan tersebut diketahui tidak banyak evaluasi diminta oleh Kemendagri terhadap APBD Perubahan 2021. Maka dari itu, dalam proses pembahasan antara Banggar dan TAPD tidak begitu memakan waktu yang panjang untuk menindak lanjuti evaluasi dimaksud.
"Tidak banyak hasil evaluasi Kemendagri yang perlu diharmonisasi, disesuaikan dan tidak begitu panjang pembahasannya antara Banggar dan TAPD. Maka APBD-P segera bisa digunakan," ujar Hardianto.
Setelah rapat harmonisasi APBD Perubahan itu, lanjutnya, pimpinan DPRD Riau menandatangani persetujuan penggunaan APBD P dan Pemprov memberikan nomor registrasi perda APBD Perubahan, maka APBD Perubahan bisa dimanfaatkan dan direalisasikan. Ia menegaskan, OPD sebisa mungkin harus memaksimalkan program yang terdapat pada APBD Perubahan. Ia juga meminta agar tidak ada yng ditunda realisasinya.
"Tentunya ini harus bermanfaat untuk masyarakat luas. Maka segeralah realisasikan program yang ada," imbuhnya.
Sebelumnya, realisasi program pada APBD 2021 sempat menjadi sorotan. Karena hingga beberapa waktu lalu, serapan anggaran masih terbilang minim. Apalagi tahun anggaran 2021 tinggal dua bulan lagi. Bahkan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau SF Hariyanto sampai mewanti-wanti kepala dinas agar realisasi program kerja bisa digesa dan dilaksanakan sesegera mungkin. Bahkan realisasi tersebut akan dijadikan bahan evaluasi kinerja kepala OPD.
"Iya ini kami kan lagi evaluasi sekarang ini. Makanya besok akan kami kumpulkan semua kepala OPD itu, tanyakan sampai dimana realisasi program? Pasti akan ada evaluasi. Semua akan dipanggil pekan ini," pungkas Sekda.(adv/nda)
Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…
Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…
Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…
Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…
Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…
Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…