Categories: Nasional

Tambah Dua, Kini Sudah Empat Anggota Moge Jadi Tersangka

BUKITTINGGI (RIAUPOS.CO) – Polisi kembali menetapkan dua orang tersangka anggota klub motor gede alias moge yang terlibat pengeroyokan dan penganiayaan terhadap personel Kodim 0304 Agam, Serda M Yusuf dan Serda Mistari. Yakni dua anggota klub moge berinisial H (48) dan JAD (26). Sebelumnya, Polres Kota Bukit Tinggi telah menetapkan MS (49) dan B (18) sebagai tersangka.

“Tersangka sudah ditahan di Rutan Polres Bukittinggi. Sehingga jumlah total tersangka adalah empat orang, kesemuanya ditahan di Rutan Polres Bukittinggi,” kata Kabid Humas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol Stefanus Satake dikonfirmasi, Ahad (1/11).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, dua anggota klub moge berinisial H (48) dan JAD (26) juga ditetapkan sebagai tersangka karena turut melakukan penganiayaan. Stefanus menuturkan, tersangka H memukul Serda Mistari sebanyak tiga kali, demikian juga dengan JAD. Keterangan ini diketahui setelah polisi memeriksa saksi dan dikuatkan rekaman CCTV.

''Berdasarkan keterangan dari saksi melakukan pemukulan terhadap korban Mistari dan Yusuf dan dikuatkan oleh video CCTV yang didapat dari toko di tempat kejadian perkara,” pungkasnya.

Untuk diketahui, aksi pengeroyokan terhadap kedua prajurit TNI terjadi saat sedang melintas di Jalan Dr.Hamka, Bukittinggi. Saat itu mereka sedang menuju Markas Kodim Agam.

Di tengah perjalanan Serda Mastari dan Serda Yusuf mendengar suara sirine mobil Patwal Polres Bukittinggi yang mengawal rombongan Harley Davidson, sedang touring dengan mengangkat tema Long Way Up Sumatera Island.

Mendengar suara sirine Patwal, kemudian Serda Mastari dan Serda Yusuf meminggirkan sepeda motornya dengan tujuan mempersilahkan rombongan melintasi jalan raya. Setelah semua arak-arakan moge Harley Davidson melintas, dua Anggota TNI AD itu pun kembali melanjutkan perjalanannya seperti biasa.

Namun sejumlah moge yang terpisah dari rombongan kembali datang dari arah belakang sepeda motor Serda Mastari dan Serda Yusuf. Moge itu pun tiba-tiba menyalip dan menggeberkan gasnya ke arah sepeda motor dua Anggota TNI itu, hingga mereka oleng dan hampir jatuh dari kendaraan yang ditumpanginya.

Mendapatkan perilaku arogan dari para pengguna moge, kemudian Serda Mastari dan Serda Yusuf mengejar pelaku dan menegur para riders yang menunjukkan arogansinya di jalan raya itu.

Nahas, setelah berhasil menghentikan rombongan Harley Davidson, justru Serda Mastari dan Serda Yusuf dikeroyok oleh para komunitas moge tersebut.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

LAM Riau Gelar Tepuk Tepung Tawar Sambut Kedatangan Kapolda Riau Irjen Arman Achdiat

Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat resmi tiba di Pekanbaru dan disambut dengan jajar hormat,…

2 jam ago

Momentum HUT ke-27 Kuansing, Tokoh Masyarakat Marwan Yohanis Minta Putus Mata Rantai Persoalan Hukum

Mantan Ketua DPRD Kuansing Marwan Yohanis memberikan catatan kritis pada momentum HUT ke-27 Kabupaten Kuansing…

2 jam ago

Nurul Angely Juara Pertama Bintang Radio Kabupaten Kuansing 2026

Nurul Angely dari Kecamatan Kuantan Mudik berhasil keluar sebagai juara pertama ajang Bintang Radio Kabupaten…

24 jam ago

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

2 hari ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

2 hari ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

2 hari ago