Categories: Nasional

UMP Jakarta 2020 Jadi Rp4,2 Juta

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan upah minimum provinsi (UMP) untuk 2020 menjadi Rp4.267.349. Angka tersebut naik Rp335.576 dari Rp3,9 juta pada tahun sebelumnya, atau kenaikan tersebut sekitar 8,5 persen.

"Sesuai dengan perundang-undangan pada 1 November kepala daerah mengumumkan besaran UMP, karena itu saya sampaikan bahwa UMP di DKI Jakarta tahun 2020 sebesar Rp4.267.349," ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota Jakarta, Jumat (1/11).

Penetapan UMP ini setelah Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI telah menyelesaikan Survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL). Survei yang telah digelar, dilakukan sebanyak 3 gelombang, menyasar 15 pasar di ibu kota, tujuannya untuk mengetahui, keperluan seperti apa yang diperlukan dalam menciptakan kehidupan layak para pekerja.

Survei sudah dilakukan sejak Agustus, September, dan Oktober 2019 dengan melibatkan Badan Pusat Statistik (BPS) yang mewakili pemerintah, serikat pekerja/buruh, serta Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Kamar Dagang dan Industri (Kadin).

Kenaikan UMP ini disesuaikan pula dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang pengupahan dan surat edaran Kementerian Ketenagakerjaan. Dalam aturan tersebut disebutkan bahwa kenaikan UMP pada 2020 sebesar 8,5 persen.

Selain kenaikan UMP, pad 2020 mendatang Anies juga memberikan sejumlah fasilitas kepada buruh. Yakni berupa kartu pekerja. Dengan syarat buruh harus berpenghasilan setara UMP hingga 10 persen di atasnya.

Fasilitas yang didapatkan antara lain, akses transportasi umum Jak Lingko gratis. Kemudian harga lebih murah belanja di Jak Grosir. Serta Kartu Jakarta Pintar Plus dan kuota jalur afirmasi untuk buruh yang anaknya sedang bersekolah.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengatakan, kartu pekerja ini untuk mensejahterahkan buruh. Sehingga bisa memangkas selisih antara pendapatan dengan pengeluaran.

"Kita lakukan dua-duanya di Jakarta. Bukan hanya gaji naik tapi pengeluarannya dikurangi," pungkas Anies.

Sumber Jawapos.com
Editor : Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Wako dan Wawako Pekanbaru Hadiri Safari Ramadan di Kulim, Salurkan Bantuan

Wako Pekanbaru Agung Nugroho serahkan bantuan Rp100 juta untuk Masjid Jami’ul Barokah saat Safari Ramadan…

8 jam ago

Hari Ketiga Ramadan, Harga Cabai Merah di Rengat Turun Jadi Rp45 Ribu

Harga cabai merah keriting asal Sumbar di Pasar Rakyat Rengat turun Rp5 ribu menjadi Rp45…

9 jam ago

Puasa bagi Pekerja Kebersihan: Antara Kewajiban dan Keringanan Syariat

Pekerjaan saya menuntut tenaga fisik yang tidak ringan, terlebih ketika harus bekerja di bawah terik…

9 jam ago

Balap Liar di Bangkinang Dibubarkan, Bupati Kampar Pimpin Operasi Dini Hari

Bupati Kampar pimpin langsung penertiban balap liar jelang subuh di Bangkinang demi keselamatan pengguna jalan.

9 jam ago

Harga Sembako di Bengkalis Melonjak, Daging Sapi Tembus Rp170 Ribu per Kg

Hari ketiga Ramadan, harga ikan, daging sapi hingga cabai di Bengkalis melonjak tajam, Pasar Terubuk…

11 jam ago

War Takjil di WR Supratman Pekanbaru, Jalanan Padat Jelang Magrib

Bazar takjil di Jalan WR Supratman Pekanbaru dipadati warga jelang Magrib, arus lalu lintas melambat.

11 jam ago