Categories: Nasional

Wakil Menteri LHK Bahas Isu Kehutanan dengan Menteri Sumber Daya Alam, Lahan dan Air Malaysia

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Di sela-sela pertemuan tingkat menteri Asian Forest Cooperation Organization (AfoCO) dan ASEAN-Korea, pada Rabu (30/10) Wakil Menteri LHK Dr. Alue Dohong mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Sumber Daya Alam, Lahan dan Air Malaysia Dr. Xavier Jayakumar Arulanandam.

Hasil pertemuan tersebut antara lain pihak Malaysia mengajak terus memajukan kerjasama Heart of Borneo (HoB), menyangkut pengelolaan secara berkelanjutan pada lansekap seluas 26 juta hektar yang terletak di tiga negara Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam. “Tahun depan Indonesia menyelenggarakan pertemuan Trilateral Tingkat Menteri HOB, kami mengharapkan kehadiran dan dukungan Malaysia,” ujar Wamen Alue Dohong yang merujuk pada event 2020 yang akan dikoordinasikan oleh Kemenko Perekonomian.

Kemudian, Menteri Xavier juga menyampaikan rencana ASEAN Biodiversity Conference ke-4 yang akan dilaksanakan di Malaysia pada tahun 2020 dan mengundang Indonesia untuk hadir dan perpartisipasi di dalam event tersebut. “Konferensi Keanekaragaman Hayati ASEAN ke-4 tahun 2020 di Malaysia sangat penting untuk menyiapkan strategi guna memperkuat posisi ASEAN pada COP-15 Konvensi Keanekaragaman Hayati yang akan dilaksanakan tahun 2020 di China,” demikian Menteri Sumber Daya Alam Malaysia Dr. Xavier Jayakumar menekankan.

Selain itu Wakil Menteri Alue Dohong menyampaikan dukungan dan kesanggupan Indonesia untuk hadir. Wamen LHK juga menyambut baik undangan untuk berpartisipasi pada Tiger Range Countries Forum pada Juni 2020 di Malaysia.
Menteri Xavier juga mengharapkan dukungan Wamen LHK atas upaya Malaysia agar badak Sumatra yang dimiliki Malaysia bisa memiliki keturunan. “Kami memiliki badak satu-satunya yang tersisa dan dalam kondisi yang sudah kurang sehat pula, mohon untuk secepatnya dilakukan pembiakan secara artifisial di Indonesia” pinta Menteri Xavier. Wakil Menteri LHK menyambut baik upaya konservasi badak tersebut, dengan menekankan perlunya kesepakatan formal terkait konservasi plasma nutfah antar kedua negara tersebut, yang bahkan akan melibatkan ahli dari Afrika Selatan.

Pada akhir pertemuan, Menteri Malaysia menekankan pentingnya sektor kehutanan di dalam pembangunan di wilayah regional ASEAN, namun justru mendapat tekanan dalam konteks lintas sektor. Menteri Xavier mengajak Indonesia untuk meningkatkan profile kehutanan di kancah ASEAN dengan membentuk pertemuan tingkat Menteri ASEAN yang khusus membahas isu kehutanan. Selama ini kehutanan dibahas pada ASEAN Ministers on Agriculture and Forestry, yang terlalu diwarnai sektor pertanian. Wamen Alue Dohong membenarkan mengenai pentingnya hutan di ASEAN, termasuk dalam konteks peatlands dan karbon, serta perlunya pembahasan secara lebih intensif dalam kerangka ASEAN. Delegasi RI mencatat upaya ini pernah dilakukan sekitar sepuluh tahun lalu namun belum berhasil, sehingga perlu dilakukan perhitungan cermat dan konsultasi memadai apabila akan mendorongnya lagi.

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Razia Gabungan di Sudirman, 117 Kendaraan Langsung Ditindak

Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…

2 hari ago

UHTP Sembelih 4 Sapi Kurban, Daging Dibagikan untuk Warga dan Karyawan

Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…

2 hari ago

Puluhan Tahun Rusak, Jalan Pesisir di Rumbai Segera Mulai Dibangun

Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.

2 hari ago

Lonjakan Penumpang Roro Bengkalis Terjadi Jelang Libur Akhir Pekan dan Iduladha

Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.

3 hari ago

Libur Iduladha, Masuk Wisata Danau Raja Rengat Gratis hingga 1 Juni

Pemkab Inhu menggratiskan tiket masuk, parkir, dan tempat jualan di Wisata Danau Raja Rengat selama…

3 hari ago

Satreskrim Polres Kampar Ringkus Komplotan Pencuri Sapi, Kerugian Capai Rp72 Juta

Polres Kampar menangkap tiga terduga pelaku pencurian empat ekor sapi milik warga Kuok dengan kerugian…

3 hari ago