Categories: Nasional

Ibu Korban Mutilasi Datangi Polres Dumai

DUMAI (RIAUPOS.CO) –  Lia, ibu korban mutilasi Suci Fitria (21) mendatangi Polres Dumai. Ibu lima anak itu datang untuk mempertanyakan kejelasan perkembangan anaknya yang menjadi korban pembunuhan secara keji. Ia datang menjumpai Kasat Reskrim Polres Dumai AKP Dani Andika, Rabu (31/10).

Lia  merasa sedikit lega, setelah bertemu dengan Kasat Reskrim Polres Dumai. Ternyata kasus pembunuhan anaknya tetap berjalan dan menjadi atensi bagi Polres Dumai dalam mengungkap pembunuhan anaknya. “Selama ini kan saya masih menerima informasi simpang siur, kasus anak saya tidak dilanjutkan, tapi ternyata itu tidak benar, polisi masih bekerja untuk mengungkap kasus ini,” tuturnya.

Warga Jalan Taman Karya, Kota Pekanbaru itu sangat berharap kepada pihak Polres Dumai  bisa segera mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan anaknya. “Jujur, orang tua mana ikhlas anaknya meninggal dengan cara sadis seperti itu, saya belum ikhlas, sampai kasus ini terungkap dan pembunuhnya tertangkap,” tuturnya.

Ia mengaku selalu  merasa  sangat sedih saat teringat anaknya, untuk mengobati rindu terhadap anaknya tersebut, ia hampir setiap bulan menziarahi makam anaknya yang berada di TPU Margasarana, Jalan Soekarno-Hatta Dumai. “Tadi saya juga minta sama Kasat Reskrim untuk memberikan salah satu baju yang dipakai anaknya sebelum kejadian, baju ini untuk pengobat rindu,” tuturnya.

 Sejak kejadian hingga saat ini, Lia mengaku,  pernah bermimpi satu kali bertemu anaknya. “Ia pulang kerumah hanya untuk cuci tangan, setelah itu tidak pernah bermimpi lagi,” tuturnya.

Namun,  anak keduanya,  Indah  sering bermimpi korban, namun korban tidak menyebutkan siapa yang melakukan pembunuhan. “Setiap bermimpi dia bilang tidak tahu siapa yang membunuhnya, dan selalu berkata kepada adiknya Indah untuk menjaga saya,” ucapnya.

Kasat Reskrim Polres Dumai AKP Dany Andhika mengatakan kasus ini tetap  menjadi atensi pihaknya dan polisi  tidak diam.(hsb)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Lewati Pembahasan Panjang, APBD Inhil Tahun 2026 Disepakati Rp2,05 Triliun

Setelah pembahasan panjang, DPRD Inhil resmi mengesahkan APBD Tahun Anggaran 2026 senilai Rp2,05 triliun dalam…

17 jam ago

Anthracite Bicycle Community Sawahlunto Kirim Lima Goweser ke Riau Pos Fun Bike 2026

Komunitas Anthracite Bicycle Community Sawahlunto memastikan keikutsertaan lima goweser dalam ajang Riau Pos Fun Bike…

18 jam ago

Harga Bahan Pokok di Pasar Selasa Tuah Karya Terpantau Menurun

Harga cabai dan bawang di Pasar Selasa Tuah Karya Panam terpantau menurun. Pedagang menyebut fluktuasi…

2 hari ago

Dari Koto Gasib ke Pekanbaru, SeSuKa Bike Siap Gowes di Fun Bike Riau Pos 2026

Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…

3 hari ago

DPRD Minta Satpol PP Pekanbaru Lebih Tegas Tertibkan Usaha dan Bangunan Liar

Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…

3 hari ago

Vandalisme, Geng Motor, hingga Curanmor Lintas Provinsi Diungkap Polresta Pekanbaru

Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…

3 hari ago