Categories: Nasional

Elektrifikasi Bikin Mobil Mini Semakin Mini

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Produsen mobil mini terkenal dengan mobil-mobilnya yang berukuran mini atau kecil sejak dulu hingga kini. Kini, dengan datangnya era elektrifikasi, Mini menyebut hal itu memungkinkan mobilnya memiliki ukuran yang lebih mini lagi.

Mini mengatakan, penggunaan power train listrik bakal membuat ukuran mobil masa depannya semakin mini. Namun, tanpa mengorbankan aspek fungsionalitas dan kepraktisannya.

Hal tersebut dikatakan Mini selama wawancara baru-baru ini dengan Auto Express sebagaimana dikutip JawaPos.com pada Senin (30/9).

Bos perusahaan, Bernd Koerber mengatakan, kehadiran paket baterai di lantai kendaraan dan satu atau lebih motor listrik pada as akan memungkinkan Mini untuk mengurangi ukuran pada model-modelnya. Filosofi baru ini akan segera terlihat pada hatchback Mini generasi berikutnya yang rencananya diluncurkan pada 2022.

"Saya ingin melihat Mini kembali ke esensi dari penggunaan ruang yang cerdas. Itu berarti proporsi terluar pada inti Mini hatchback bisa dikurangi," kata Koerber.

Meski bakal berukuran lebih mini lagi, Koerber menjamin tak ada kompromi dengan fungsi mobil dibandingkan bentuk terdahulu.

"Jika Anda memasang baterai dengan bijak, Anda bisa menjadi lebih kecil tetapi tetap menawarkan fungsionalitas," ujarnya.

Saat ini lanjutnya, Mini sedang berupaya memfinalisai desain mobil kecil yang tetap fungsional.

"Kita harus melihat dalam beberapa bulan ke depan apa yang bisa dihasilkan oleh rekayasa dan desain sebagai solusi," ucapnya.

Pada bulan Juli, dilaporkan bahwa Mini telah memberikan lampu hijau untuk membuat versi produksi Rocketman 2011. Model ini secara signifikan lebih kecil dari pada model yang ada saat ini dalam jajaran produk mereka dan diduga akan menggunakan tenaga baterai-listrik.

Koerber mengatakan, setiap model Mini listrik masa depan yang lebih kecil dari kendaraan merek saat ini harus didasarkan pada platform yang berbeda. Masih harus dilihat dari mana arsitektur ini berasal, dengan usaha patungan yang dimiliki BMW dengan produsen mobil Tiongkok Great Wall, menjadi salah satu pilihan mereka.

Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Viral! Penjambret di Pekanbaru Rampas Uang Santunan Anak Yatim

Aksi penjambretan uang santunan anak yatim di Pekanbaru viral. Pelaku berpura-pura bertanya sebelum merampas amplop…

8 jam ago

Jelang Lebaran, Jalan Teluk Leok Mulai Diperbaiki, Warga Bisa Segera Melintas

Pemko Pekanbaru mempercepat perbaikan jalan rusak jelang Idulfitri. Jalan Teluk Leok ditargetkan bisa dilalui aman…

8 jam ago

Jelang Idulfitri, 2.401 Guru di Pekanbaru Dapat Insentif Ramadan

Pemko Pekanbaru salurkan insentif Ramadan kepada 2.401 guru. Guru honor komite dapat tambahan hingga Rp600…

9 jam ago

Antrean Panjang, Pembelian Dibatasi: Warga Bengkalis Keluhkan BBM

SPBU di Bantan, Bengkalis batasi pembelian BBM subsidi maksimal Rp200 ribu. Kebijakan ini menuai keluhan…

9 jam ago

38 Calon Komisioner KI Riau Lanjut Tes, Simak Jadwal dan Lokasinya!

Sebanyak 38 peserta lolos seleksi administrasi calon anggota KI Riau 2026–2029 dan berhak mengikuti tes…

9 jam ago

Kebakaran Hebohkan Jalintan Pekanbaru-Bangkinang, Empat Ruko Ludes!

Kebakaran melanda empat bangunan usaha di Rimbo Panjang, Kampar. Tidak ada korban jiwa, penyebab masih…

9 jam ago