Categories: Nasional

Dua Pegawai Positif Covid-19, Puskesmas Kampar Utara Tutup

KAMPAR (RIAUPOS.CO) —  Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Kampar mengumumkan penutupan Puskesmas Kampar Utara sejak Sabtu (1/8/2020). 

Hal ini menyusul dua pegawainya di bidang tenaga kesehatan dinyatakan positif Covid-19. Menyusul satu puskesmas sebelumnya, Puskesmas Bangkinang Kota, yang telah lebih dulu tutup akibat hal yang sama.

Terkait penutupan Puskesmas ini, Kepala Diskes Kampar Dedy Sambudi yang juga Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Kampar mengatakan, penutupan Puskesmas tersebut sesuai protokol standar penanganan Covid-19.

"Ini sesuai dengan standar penanganan Covid-19. Jadi apabila ada satu pegawai di sebuah puskesmas dinyatakan positif, puskesmas ditutup selama beberapa hari untuk disinfektaninasi dan sterilisasi. Langkah ini juga diambil guna proses tracing dan tracking. Langkah ini adalah langkah pencegahan," sebut Dedy.

Sebelum ini, Puskesmas Bangkinang Kota resmi ditutup didapati salah satu pegawainya dinyatakan positif Covid-19. Setelah dilakukan swab seluruh pegawai dan diisolasi, sekaligus penutupan pelayanan, ditemukan empat pegawai lainnya juga terjangkit. Sesuai jadwal, setelah ditutup sejak 20 Juli 2020 lalu, Puskesmas Bangkinang Kota setidaknya masih belum beroperasi hingga tanggal 5 Agustus 2020.

"Untuk Puskesmas Kampar Utara yang tutup layanan, pelayanan kepada masyarakat untuk sementara waktu dialihkan ke Puskesmas Rumbio Jaya hingga tanggal 10 Agustus 2020 mendatang," sebut Dedy.

Untuk antisipasi penyebaran dari dua pegawai yang terjangkit, seluruh pegawai Puskesmas Kampar Utara, menurut Ded juga sedang dilakukan test swab. Menjelang hasil tes swab keluar, semua pegawai puskesmas tersebut juga diisolasi.

"Penutupan atau penghentian sementara pelayanan kesehatan ini untuk menghindari potensi penyebaran lebih luas. Maka kepada semua petugas yang kini diisolasi Kami minta bersabar dan berbesar hati untuk mematuhi standar penanganan Covid-19 ini, sampai hasil tes swab keluar. Ini penting Kita lakukan untuk memutus mata rantai lebih cepat," terang Dedy.

Laporan: Hendrawan Kariman (Bangkinang)
Editor: Eko Faizin

 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

21 jam ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

22 jam ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

1 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

1 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

1 hari ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

2 hari ago