Ketua KPK Agus Rahardjo(jpnn.com)
JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo berjanji lembaganya akan menuntaskan kasus korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), dan kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) sebelum masa jabatan komisioner 2015-2019 berakhir Desember.
Agus mengatakan, perkembangan terbaru kasus BLBI adalah KPK sudah menetapkan tersangka baru yakni, Sjamsul Nursalim dan Itjih Nursalim.
“Jadi insyaallah itu bisa selesai sebelum kami meninggalkan tugas,†kata di sela-sela rapat antara KPK dan Komisi III DPR di gedung DPR, Jakarta, Senin (1/7).
Tidak hanya kasus BLBI saja, Agus menegaskan bahwa pihaknya juga sudah menetapkan tersangka baru dalam kasus korupsi KTP-el. Hanya saja, Agus tidak memerinci siapa tersangka baru yang dimaksud. “KTP-el juga begitu, kami sudah menaikkan tersangka baru,†ungkap Agus.
Sebelumnya, dalam rapat dengan Komisi III DPR, Wakil Ketua KPK Thony Saut Situmorang mengatakan, pihaknya sudah melakukan gelar perkara untuk korupsi e-KTP pada pekan lalu. “E-KTP kami sudah melakukan gelar perkara, akan ada yang baru lagi,†ujar Saut dalam rapat.
Lebih lanjut Agus Rahardjo menuturkan bahwa pihaknya berharap sejumlah kasus lain nanti bisa diselesaikan, termasuk oleh para pengganti mereka nanti sebagai komisioner lembaga antirasuah tersebut.
“Yang pokok-pokok akan kami selesaikan sampai masa kepemimpinan kami berakhir,†ungkap mantan kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) itu. (boy)
Sumber: JPNN.com
Editor: Deslina
Ketua DPRD Kepulauan Meranti meminta semua pihak menghormati proses hukum Kejari terkait dugaan korupsi anggaran…
HSBL 2026 Pekanbaru Series memasuki hari kedua dengan delapan pertandingan di GOR Tribuana, termasuk laga…
Karhutla di Desa Karya Indah, Tapung, Kampar, memasuki hari keempat. Api padam, tetapi sejumlah titik…
Job Fair Rohul 2026 digelar 12 Oktober untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan…
BGN Kuansing meminta SPPG memperketat pemeriksaan menu MBG untuk mencegah makanan basi atau kedaluwarsa yang…
Polri menguji Formula X-Fire untuk menangani Karhutla di lahan gambut Pelalawan dengan dukungan 6.000 liter…