ini-bentuk-alat-tes-covid-19-instan-yang-dikembangkan
(RIAUPOS.CO) — Perusahaan internasional yang bergerak di bidang kesehatan, Abbott, telah menerima otorisasi penggunaan darurat (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA). Otoriasasi itu untuk menguji titik perawatan molekuler tercepat yang tersedia guna mendeteksi virus Korona jenis baru atau Covid-19.
Alat yang sedang dikembangkan Abbott diklaim mampu memberikan hasil positif hanya dalam lima menit dan hasil negatif dalam 13 menit.
Dikutip JawaPos.com dari laman resminya, Rabu (1/4), tes ini sangat berbeda karena bisa dilakukan di kantor dokter atau klinik perawatan darurat. Alat yang dikembangkan Abbott bernama Abbott ID NOW COVID-19.
Alat baru tersebut berjalan pada platform ID NOW Abbott dan berbentuk sebuah kotak ringan dengan bobot hanya 2,9 Kg dengan ukuran serupa pemanggang roti kecil yang dapat diletakkan di berbagai lokasi.
Karena ukurannya yang kecil, dapat digunakan di lebih banyak tempat biasa yang orang dapat memperoleh hasilnya dalam hitungan menit dan membawa teknologi pengujian alternatif untuk memerangi virus Korona.
Alat yang kini banyak ditunggu kabar baiknya juga siap diproduksi. “Kami meningkatkan produksi untuk mengirimkan 50.000 ID NOW COVID-19 tes per hari, mulai minggu depan, ke sistem perawatan kesehatan AS,” ujar pihak Abbott.
Selain AS, diharapkan juga alat tes cepat Covid-19 dari Abbott dapat segera terdistribusi dengan cepat ke banyak negara yang sedang berperang melawan pandemi virus Korona. Dikombinasikan dengan ID NOW, Abbott berharap untuk menghasilkan sekitar 5 juta alat tes pada bulan April.
Pengujian tetap merupakan langkah penting dalam mengendalikan pandemi Covid-19. Terus memasok penyedia layanan kesehatan dengan teknologi baru untuk membantu mengurangi penyebaran infeksi adalah prioritas utama bagi pejabat kesehatan masyarakat dan penyedia layanan kesehatan di banyak negara saat ini.
Teknologi pengujian molekuler oleh alat dari Abbott dikatakan dapat membantu mendeteksi keberadaan virus dengan mengidentifikasi bagian kecil genom virus, kemudian memperkuat bagian itu hingga cukup untuk dideteksi. Proses ini dapat memotong waktu tunggu pengujian dari hitungan jam atau bahkan hari, menjadi hanya hitungan menit.
Ketika tidak digunakan untuk pengujian Covid-19, ID NOW adalah platform layanan rawat kesehatan molekuler terkemuka untuk pengujian Influenza A&B, Strep A, dan virus respiratory syncytial virus (RSV). Platform tersebut juga banyak memegang peran penting terkait bidang molekuler terbesar di AS dan sudah banyak tersedia di kantor dokter, klinik perawatan darurat, dan departemen darurat rumah sakit di seluruh negeri.
Sumber: JawaPos.com
Editor: Erizal
Kasus dugaan SPPD fiktif dan makan minum Setwan Pekanbaru masih disidik. Lebih 100 saksi diperiksa…
Sebanyak 101 Koperasi Merah Putih telah terbentuk di Kepulauan Meranti, namun hingga Agustus 2026 belum…
Jonatan Christie menang atas Matthias Kicklitz di Kejuaraan Dunia BWF 2026. Rehan/Gloria juga melaju setelah…
RAPP mendukung Pacu Jalur Nasional 2026 di Kuansing dengan total Rp350 juta, termasuk bantuan kebersihan…
Pemko Pekanbaru memperbaiki Jalan Teratai sepanjang 783 meter sekaligus membenahi drainase tersumbat untuk mengurangi genangan…
Unri mengenalkan Smart Posyandu kepada 35 kader dari 18 posyandu di Pandau Jaya untuk mendukung…