Categories: Nasional

Tiba di Batam, WNI dari Cina Langsung Pindah Pesawat ke Natuna

PEKANBARU(RIAUPOS.CO)-evakuasi WNI asal Indonesia dari Cina kembali ke tanah air akan berlangsung Ahad (2/1) besok. Rombongan penjemput dari Indonesia sudah berangkat ke Provinsi Wuhan, Cina, Sabtu (1/2) siang pukul 13.00 WIB dari Bandara Soekarno Hatta.  Rombongan dijadwalkan tiba di Wuhan pukul 20.00 WIB.

Keesokan harinya, rombongan penjemput sudah akan take off dari Wuhan pukul 05.00 waktu setempat dan ditargetkan sudah mendarat di Bandara Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau pukul 09.00 WIB.

Di Batam, disiapkan tiga pesawat militer milik TNI AU untuk mengangkat WNI yang tiba dari Cina ke Natuna. Pesawat ini adalah satu unit  C-130 Short body dengan kapasitas  120 orang dan dua unit Boeing masing-masing kapasitas 80 dan 90 orang.  WNI yang tiba dari Cina ini berjumlah 250 orang dengan rincian 101 orang pria dan 149 orang wanita. Dari jumlah ini terdata tiga orang diantaranya adalah anak-anak.

Dilansir sebelumnya, Menteri Kesehatan Letjen TNI ( Purn) Dr dr Terawan Agus Putranto Sp Rad (K) RI saat rapat final koordinasi rencana pemulangan WNI di Wuhan, Sabtu (1/2) menyatakan, penempatan WNI yang dibawa dari Cina ke Natuna tidak disebut karantina melainkan observasi WNI sehat.

Selama penjemput, rombongan akan dikawal oleh personel militer dari Koopsus TNI.

Personel militer ini juga yang selama dalam perjalanan dari Cina ke Indonesia selain melakukan pengamanan juga membantu pramugari dalam menyajikan makanan bagi WNI di pesawat sehingga crew tidak kontak langsung dengan Penumpang.

’’Keterlibatan crew pesawat hanya sampai di Batam, selebihnya urusan Militer.  Observasi di Natuna bagi crew pesawat akan dilaksanakan 2-3 hari, bagi WNI akan dilaksanakan kurang lebih 14 hari,’’ katanya.

Dalam satu hari, lokasi untuk observasi di Natuna akan dikebut untuk menyediakan 1000 tempat dalam keadaan layak.’’Tidak ada resiko kesehatan bagi WNI saat akan naik pesawat dari Wuhan, seluruh Tim tidak perlu keluar pesawat,’’ imbuhnya.

Sementara itu, dari Batam ke Natuna, pada tiga pesawat yang digunakan, akan dibagi penempatan wanita, anak-anak dan pria. Pesawat yang memuat Wanita dan anak-anak akan mendarat terlebih dahulu.  Di dalam pesawat, barang yang boleh dibawa ke kabin hanya HP, dompet dan paspor sedangkan lainnya masuk bagasi. Saat di Batam barang WNI agar langsung ditransfer antar pesawat. (ali)

Editor: Deslina

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Hujan Deras Guyur Pasirpengaraian, Upacara HUT ke-27 Kabupaten Rohul Sempat Tertunda

Pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) di Halaman Kantor…

4 jam ago

Pemkab Kepulauan Meranti Lelang Aset Daerah Senilai Rp1,91 Miliar

Pemkab Kepulauan Meranti melalui BPKAD kembali melelang barang milik daerah (BMD) senilai Rp1,91 miliar secara…

4 jam ago

LAM Riau Gelar Tepuk Tepung Tawar Sambut Kedatangan Kapolda Riau Irjen Arman Achdiat

Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat resmi tiba di Pekanbaru dan disambut dengan jajar hormat,…

1 hari ago

Momentum HUT ke-27 Kuansing, Tokoh Masyarakat Marwan Yohanis Minta Putus Mata Rantai Persoalan Hukum

Mantan Ketua DPRD Kuansing Marwan Yohanis memberikan catatan kritis pada momentum HUT ke-27 Kabupaten Kuansing…

1 hari ago

Nurul Angely Juara Pertama Bintang Radio Kabupaten Kuansing 2026

Nurul Angely dari Kecamatan Kuantan Mudik berhasil keluar sebagai juara pertama ajang Bintang Radio Kabupaten…

2 hari ago

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

3 hari ago