Categories: MUI Menjawab

Agar Sukses Menjalani Iktikaf 10 Hari Terakhir

Assalamualaikum ustaz. Perkenalkan nama saya Indro, saya berencana untuk melakukan iktikaf di 10 terakhir Ramadan tahun ini? Pertanyaan saya, bagaimana agar saya sukses menjalani iktikaf pada 10 terakhir Ramadan. Terima kasih pak ustaz.

Indro, 08537862XXXX

Jawaban:

Terima kasih pak Indro yang telah menanyakan bagaimana agar bisa sukses menjalani iktikaf pada 10 terakhir Ramadan.

Iktikaf adalah praktik spiritual dalam Islam di mana seseorang menarik diri ke dalam masjid dengan niatan khusus untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Hukum iktikaf pada asalnya sunnah, tetapi dapat menjadi wajib jika dinazarkan seseorang. Hukum iktikaf juga dapat menjadi haram apabila dilakukan seorang istri tanpa izin suaminya. Hukum iktikaf menjadi makruh jika dilakukan dengan berperilaku atau berdandan sehingga mengundang perhatian orang lain, sehingga bisa mengundang fitnah walaupun telah disertai izin. Iktikaf pada 10 hari terakhir Ramadan memiliki keistimewaan tersendiri dalam tradisi Islam karena termasuk dalam waktu yang dianjurkan untuk meningkatkan ibadah.

Baca Juga: Usai Dikritik Tokoh Agama dan Netizen, Produser Film Kiblat Temui MUI dan Minta Maaf

Imam Nawawi Bantani memberikan tips agar sukses menjalani iktikaf 10 terakhir Ramadan. Pertama, orang yang melakukan iktikaf hendaklah ia memperhatikan dan melaksanakan rukun iktikaf yaitu, niat (ikhlas, karena Allah SWT), berdiam diri di masjid (sekurang-kurangnya selama tuma’ninah salat), masjid, namun di kalangan mazhab hanafi bagi perempuan dibolehkan untuk beriktikaf di rumah, rukun selanjutnya adalah orang yang beriktikaf. Kedua, orang yang beriktikaf hendaknya mengetahui syarat-syarat untuk melakasanakan iktikaf, yaitu dia mesti Islam, berakal sehat, bebas dari hadas besar. Bagi yang beriktikaf dan tidak memperhatikan rukun dan syarat, bisa dipastikan iktikafnya tidak sah. Ketiga, memperhatikan hal-hal yang dapat membatalkan ibadah iktikaf yaitu, tidak melakukan berhubungan suami-istri mengeluarkan sperma, Mabuk yang disengaja, murtad, haid nifas keluar tanpa alasan, keluar untuk memenuhi kewajiban yang bisa ditunda, keluar disertai alasan hingga beberapa kali, padahal keluarnya karena keinginan sendiri. Keempat, hendaknya ia mengamalkan amalan-amalan sepanjang melakukan iktikaf seperti, membaca Al-Qur’an, berinfak dan bersedekah, perbanyak salat sunnah, berzikir.

Dengan mempraktikkan tips-tips di atas dan berusaha dengan sungguh-sungguh, semoga Iktikaf Bapak Indro dan kaum muslimin lainnya pada 10 hari terakhir Ramadan menjadi sukses dan membawa banyak keberkahan serta kebaikan bagi Anda.

Wallahu A’lam Bisshowab.­­­­­­­­­(*)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Sampah Harian Capai 85 Ton, Pengelolaan Baru 2 Persen, Pemkab Meranti Siapkan Pembentukan LPS dan TPST

Kabupaten Kepulauan Meranti menghadapi tantangan besar pengelolaan sampah, di mana dari 85 ton timbulan sampah…

1 jam ago

Sempat Gagal Tahap Pertama, 6 Bakal Calon Penghulu di Rohil Ikuti Tes Mengaji Ulang

Sebanyak enam bakal calon penghulu yang sempat gagal pada tahap pertama mengikuti tes mengaji susulan…

2 jam ago

Peningkatan Jalan Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Tuntas 100 Persen

Pengecoran jalan akses Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang selesai 100 persen dan kini memasuki…

8 jam ago

Kebakaran Hebat di Payung Sekaki Pekanbaru: 7 Gudang Avian Terbakar, Tak Ada Korban Jiwa

Sebanyak tujuh unit gudang di Kawasan Pergudangan Avian Jalan Siak II Pekanbaru ludes terbakar pada…

9 jam ago

Penyaluran Makan Bergizi Gratis Bagi 39 Ribu Warga Meranti Dihentikan Sementara

Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara penyaluran program Makan Bergizi Gratis bagi 39 ribu penerima…

9 jam ago

Realisasi APBD Inhil Baru 58,07 Persen, Bupati Herman Minta OPD Gesa Program

Bupati Indragiri Hilir Herman meminta seluruh OPD memacu percepatan realisasi APBD 2026 yang baru mencapai…

9 jam ago