Categories: Pekanbaru

2021, Mahasiswa Unilak Catat Prestasi NonAkademik

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Tahun 2021 menjadi tahun lompatan prestasi bagi Universitas Lancang Kuning  (Unilak) Pekanbaru. Terjadi peningkatan prestasi yang signifikan baik di tingkat Riau, nasional bahkan internasional.

Sepanjang 2021 ini ada lebih dari 40 prestasi yang diraih kampus yang berdiri sejak 1982 ini. Prestasi ini didapatkan oleh mahasiswa, dosen, maupun lembaga di Unilak.

Atas prestasi tersebut, Rektor Unilak Dr Junaidi menyebut, raihan sejalan dengan visi Unilak Unggul Berlandaskan Budaya Melayu di tingkat nasional 2030. Kampus, menurutnya terus mendorong mahasiswa untuk bereksplorasi, tidak hanya di bidang akademik saja, tapi juga non-akademik.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang terus memberikan kepercayaan kepada Unilak sebagai tempat untuk melanjutkan studi pendidikan. Dukungan ini ditandai dengan terus meningkatnya jumlah mahasiswa Unilak dari tahun ke tahun," kata Junaidi, Kamis (30/12).

Adapun prestasi yang ditoreh 2021 di antaranya prestasi PON Papua lalu. Tiga mahasiswa Unilak raih tiga medali emas, dua perak dan dua perunggu. Mereka adalah Vanessa Evato yang meraih dua emas 1 perak satu perunggu pada cabang olahraga (cabor) renang. Sigit Prasetyo meraih perak cabor angkat berat dan Dion Pramudana yang meraih medali perunggu pada cabang sepak takraw.

Prestasi tingkat nasional lainnya diraih Wiriyanti Aswir yang menjadi lulusan terbaik dari Institut Hijau Indonesia dan bertemu dengan Menteri LHK. Syah Banu Ahmad meraih Juara II lomba desain grafis Temnas Permikomnas 2021 di Aceh. Lalu Rimson Pasaribu dan T Ayu Citra Ningsih berhasil masuk nominator Abdidaya 2021 kategori mahasiswa Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa. 

Sementara itu, tiga mahasiswa Unilak juga mencatat prestasi internasional sepanjang 2021 ini. Ada Wahyu Yudhistira Nugraha yang baru saja meraih juara lomba Arsitektur dari lembaga PaveGlobal.org. Kori Nur Ardani meraih Juara III dalam kompetisi English Tiktok Poetri Recital Virtual International Language Competition 2021. Nama terakhir ada Karin Chuavedenata, yang meraih Juara Harapan II kompetisi Bahasa Mandarin Hanzi Writing Virtual International Language Competition 2021.(end)

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

ASN Pekanbaru Mulai WFH, Skema Kerja Diserahkan ke Masing-masing OPD

Pemko Pekanbaru mulai terapkan WFH bagi ASN. Skema kerja diatur masing-masing OPD, namun pelayanan publik…

2 hari ago

Driver Ojol di Siak Dirampok dan Disabet Sajam, Dua Pelaku Ditangkap

Driver ojol di Siak dirampok dan diserang dengan senjata tajam. Dua pelaku ditangkap, dua lainnya…

2 hari ago

Tinjau Lokasi Kebakaran, Bupati Rohul Beri Bantuan dan Harapan Baru

Bupati Rohul serahkan bantuan korban kebakaran di Lenggopan dan janji bangun kembali rumah. Korban diharapkan…

2 hari ago

Server Gangguan, Layanan KTP-el di Pekanbaru Lumpuh Sementara

Gangguan server pusat membuat layanan KTP-el di Pekanbaru terhenti sementara. Disdukcapil minta warga bersabar hingga…

3 hari ago

Mobil Dinas Wakil Ketua DPRD Bengkalis Kecelakaan, Korban Luka Serius

Mobil dinas Wakil Ketua DPRD Bengkalis mengalami kecelakaan. Korban luka serius dan dirawat intensif di…

3 hari ago

PT BSP Buka Lowongan Direktur, Kesempatan Emas untuk Putra Putri Terbaik

Pemkab Siak membuka seleksi direksi PT BSP. Kesempatan terbuka bagi putra putri terbaik dengan kualifikasi…

4 hari ago