Masjid Paripurna sebagai Lembaga Pendidikan
PEKANBARU(RIAUPOS.CO) — Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berupaya memberdayakan rumah ibadah, yakni masjid paripurna sebagai lembaga pendidikan untuk membangun masyarakat madani. Masjid tidak hanya tempat berkomunikasi kepada sang pencipta-Nya saja, tetapi bisa juga untuk menjaga hubungan dengan sesama manusia.
“Dijadikan ruang lembaga pendidikan, baik formal dan informal. Seperti, ada pengajian, pelatihan dan lainnya oleh masyarakat maupun remaja masjid,†ungkap Wali Kota Pekanbaru, Dr H FirdausST MT, Jumat (30/8).
Langkah ini, juga dibuktikan dengan adanya pelatihan calon Imam masjid yang dilakukan oleh Pemko Pekanbaru. Di mana, pihaknya telah menamatkan satu angkatan untuk program satu tahun. “Jadi, ada imam masjid yang berkualitas di tengah masyarakat,†sambungnya.
Selain Imam masjid, Pemko memiliki dua lagi program pemberdayaan manusia yang sedang dijalankan. pertama, program pemberdayaan masyarakat dengan menyasar kaum duafa untuk peningkatakan kualitas SDM.
Selanjutnya, program penggerak ekonomi kerakyatan, UMKM dan koperasi. “Lalu, program membangun lingkungan yang berkualitas, yakni bersih aman, nyaman dan damai,†ujarnya.(*1)
Wako Pekanbaru Agung Nugroho serahkan bantuan Rp100 juta untuk Masjid Jami’ul Barokah saat Safari Ramadan…
Harga cabai merah keriting asal Sumbar di Pasar Rakyat Rengat turun Rp5 ribu menjadi Rp45…
Pekerjaan saya menuntut tenaga fisik yang tidak ringan, terlebih ketika harus bekerja di bawah terik…
Bupati Kampar pimpin langsung penertiban balap liar jelang subuh di Bangkinang demi keselamatan pengguna jalan.
Hari ketiga Ramadan, harga ikan, daging sapi hingga cabai di Bengkalis melonjak tajam, Pasar Terubuk…
Bazar takjil di Jalan WR Supratman Pekanbaru dipadati warga jelang Magrib, arus lalu lintas melambat.