Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU).
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kebakaran hutan dan lahan di Riau menimbulkan kabut asap yang memperburuk kualitas udara dan jarak pandang di Pekanbaru, Rabu (31/7).
Menurut Badan Meteorologi klimatologi Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru hingga pukul 09.40 WIB, jarak pandang sekitar enam kilometer.
Berdasarkan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) harian, kualitas udara di Pekanbaru masih terbilang sedang.
Tampak kabut asap tipis masih menyelimuti kota bertuah ini. Kendati demikian, dari pantauan Riau Pos, sejumlah pengendara khususnya roda dua terlihat masih belum banyak yang menggunakan masker pelindung dari kabut asap tersebut.
Sampai hari ini, tim satgas masih berupaya memadamkan titik api di sejumlah wilayah. Sampai hari ini, pengamatan BMKG Pekanbaru pada pukul 06.00 WIB di Riau ada sepuluh titik. Terbanyak di Pelalawan ada empat titik, Indragiri Hilir tiga titik, Kampar, Rokan Hilir dan Indragiri Hulu masing-masing satu titik. (*1)
Bengkalis mendapat kuota sementara 399 jemaah haji 2027. Persiapan terkendala biovisa, cek kesehatan, dan kepastian…
Program seragam gratis Pekanbaru diperluas untuk siswa SMP swasta mitra pemko. Bantuan ditargetkan mulai dibagikan…
RS Awal Bros Group merayakan HUT ke-28 bertema “Quality of Life” dengan kegiatan sosial, medis,…
Dua jembatan strategis di Kepulauan Meranti tetap menjadi prioritas. Selat Akar ditargetkan rampung 2026, Panglima…
Pemerintah mengkaji pembatasan Pertalite bagi kelompok desil 9-10. Sepeda motor masih diperbolehkan membeli BBM bersubsidi.
Dua kebakaran lahan terjadi di Kampar, sementara tiga hotspot terdeteksi. BPBD mencatat ISPU 94 dan…