Categories: Pekanbaru

Komisi III Hearing dengan BPBD Pekanbaru

PEKANBARU(RIAUPOS.CO) — GUNA mengetahui dan meningkatkan kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pekanbaru 2020, Komisi III DPRD Pekanbaru menggelar dengar pendapat (hearing), Senin (14/1) di ruang Rapat Komisi III.

Dan sejumlah program kerja BPBD 2020 dipaparkan, juga sejumlah kendala yang dihadapi serta yang bakal dihadapi. Artinya dengan pemantapan saat hearing ini diharapkan ke depannya bisa dilaksanakan dengan baik serta memberikan dampak kedamaian bagi masyarakat.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru, Yasser Hamidy ini juga dihadiri langsung oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pekanbaru, Zarman Candra SSTP MSi didampingi stafnya.

Kalaksa BPBD Pekanbaru, Zarman mengatakan pihaknya menyampaikan beberapa program kerja serta menyampaikan tentang beberapa persoalan yang mereka hadapi. BPBD Pekanbaru inikan untuk membantu masyarakat yang terkena musibah atau bencana alam yang terjadi nantinya.

"Sejauh ini, untuk membantu masyarakat yang terkena musibah bencana alam dan bencana non alam serta bencana sosial seperti bencana kabut asap, banjir, kita sudah berusaha keras untuk membantu korban dengan memberikan masker dan mengadakan 22 rumah singgah," terang Zarman usai hearing.

Di samping itu tambahnya, ada juga kekurangan di lapangan untuk membantu korban bencana. Seperti kurangnya perlengkapan sarana dan prasarana. Seperti halnya drum truck membawa logistik ketempat bencana, dump truck air bersih serta kelengkapan lainnya.

"Untuk penanganan bencana yang terjadi, kita juga meminta kerja TNI dan Polri serta OPD terkait seperti Dinas Kesehatan yang dibutuhkan tenaga medisnya," tambah Zarman.

Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru Yasser Hamidy mengatakan, pihaknya mendengar langsung apa-apa yang disampaikan BPBD, semua tentang program kerja untuk peningkatan kualitas kerja pihak BPBD Kota Pekanbaru.

Di mana, ternyata ada beberapa persoalan yang masih dibutuhkan oleh pihak BPBD tentang kekurangan sarana dan prasarana dalam penanganan bencana.

"Maka usulan tersebut akan kita bahas dan kita sampaikan kepada Wali Kota Pekanbaru, agar ke depan terjadi peningkatan kinerja pihak BPBD Pekanbaru dalam penanggulangan bencana alam yang terjadi," janjinya.

Masalah bencana tidak ada yang ingin terjadi, hanya perlu disiapkan apa-apa yang nanti diperlukan saat terjadi. "Kita sebagai mitra kerja siap membantu, apalagi kebutuhan tersebut untuk melayani kepentingan masyarakat yang terkena musibah atau bencana alam," sebut Yasser lagi.(adv/gus)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

983 Mahasiswa Baru Ikuti PKKMB UHTP, Mendiktisaintek Tekankan Tridarma Perguruan Tinggi

Sebanyak 983 mahasiswa baru mengikuti PKKMB UHTP 2026. Kegiatan membekali mahasiswa dengan karakter, integritas, dan…

5 jam ago

Hilang Saat Memancing di Sungai Indragiri, Ahmad Diar Ditemukan Meninggal

Ahmad Diar, warga Tembilahan, ditemukan meninggal di Sungai Indragiri setelah dilaporkan hilang saat memancing di…

5 jam ago

Pemko Pekanbaru Gelar Salat Istiska di Tengah Kabut Asap Karhutla

Pemko Pekanbaru menggelar Salat Istiska untuk memohon hujan di tengah kabut asap kiriman akibat karhutla…

5 jam ago

Kabut Asap Pekanbaru Menebal, Jarak Pandang Pengendara Terbatas hingga 3 Kilometer

Kabut asap Pekanbaru makin pekat Rabu pagi dengan jarak pandang 2,5-3 km dan kualitas udara…

6 jam ago

Kapal Ro-Ro Masuk Docking, Pelayanan Penyeberangan Bengkalis Dikeluhkan Pengguna

Pengguna Ro-Ro Bengkalis mengeluhkan antrean hingga 3 jam akibat pengurangan armada yang masuk docking pada…

6 jam ago

Usai Penggeledahan Kejari, Bupati Asmar Pastikan Pemerintahan Meranti Tetap Berjalan

Bupati Meranti Asmar menghormati penyidikan dugaan korupsi anggaran kendaraan dinas, BBM, dan pelumas yang ditangani…

6 jam ago