Categories: Pekanbaru

Warga Gotong Royong Bersihkan Drainase

KOTA (RIAUPOS.CO) — Guna mengantisipasi terjadinya banjir, Ahad (29/12) warga RW 11, RW 12, RW 13, dan RW 14 Kelurahan Tobek Godang Kecamatan Tampan, bersama-sama mengadakan kegiatan gotong-royong di Jalan Rajawali Sakti. Gotong royong ini untuk membersihkan drainase yang ada di sepanjang jalan tersebut.

Pantauan Riau Pos, tumpukan sampah plastik serta rerumputan liar berserakan di dalam drainase sehingga menyumbat jalannya air, dan dapat menyembabkan terjadinya banjir di lokasi tersebut.

Bahkan, warga dengan menggunakan alat seadaanya seperti cangkul, sabit serta perkakas lainnya berusaha mengeluarkan sampah yang ada didalam drainase.

Ketua RT 03 RW 11 Kelurahan Tobek Godang Saleh mengatakan, pihaknya bersama warga sengaja mengadakan kegiatan gotong-royong tersebut guna membantu wilayah RT dan RW tetangga yang terkena banjir.

Apalagi, memasuki musim penghujan seperti saat ini wilayah RW tetangga sering menjadi langganan banjir akibat aliran air menuju kelokasi tersebut, sehingga harus diminimalisir dengan kegiatan gotong-royong tersebut.

"Daerah kita tidak ada banjir, yang banjir itu di RT dan RW sebelah. Contohnya di Jalan Rambai itu selalu terkena banjir. Jadi, kita memperlancar drainase ini guna membantu untuk memperlancar aliran air dari RT dan RW sebelah mengalir di drainase jalan ini. Sebab, drainase ini sudah dangkal yang awalnya 1,5 meter dalamnya sekarang 1 meter pun tidak sampai," jelasnya.

Selain itu, pihaknya mengaju sering mengalami kendala dalam pembersihan drainase tersebut yang disebebakan oleh banyaknya drainase di sepanjang Rajawali Sakti sengaja ditutup semen coran sehingga mengalami kebuntuan.

"Kendala kita sebagian drainase banyak dicor oleh masyarakat, jadi pembersihan ini terkendala, jadi kalau bisa diberi jarak antara parit dan semen coran kalau bisa 1,5 meter i supaya untuk pembersihan kedepan tidak lagi ada kendala," ucapnya.

Sementara itu, menurut Lurah Tobek Godang Yasir Arafat SSos menuturkan, bahwasanya kegiatan gotong-royong merupakan rutinitas masyarakay Kelurahan Tobek Godang dalam musim penghujan saat ini.

Disamping gotong-royong berguna untuk mengantisipasi terjadinya banjir, gotong-royong juga dapat mengantisipasi dan mencegah terjadinya wabah penyakit.

"Dengan gotong-royong ini juga mengantisipasi tumbuh kembangnya nyamuk Aedes Agypty yang dapat menimbulkan penyakit DBD dan mencegah wabah penyakit lainnya," jelasnya.(ksm)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Wako dan Wawako Pekanbaru Hadiri Safari Ramadan di Kulim, Salurkan Bantuan

Wako Pekanbaru Agung Nugroho serahkan bantuan Rp100 juta untuk Masjid Jami’ul Barokah saat Safari Ramadan…

2 jam ago

Hari Ketiga Ramadan, Harga Cabai Merah di Rengat Turun Jadi Rp45 Ribu

Harga cabai merah keriting asal Sumbar di Pasar Rakyat Rengat turun Rp5 ribu menjadi Rp45…

2 jam ago

Puasa bagi Pekerja Kebersihan: Antara Kewajiban dan Keringanan Syariat

Pekerjaan saya menuntut tenaga fisik yang tidak ringan, terlebih ketika harus bekerja di bawah terik…

3 jam ago

Balap Liar di Bangkinang Dibubarkan, Bupati Kampar Pimpin Operasi Dini Hari

Bupati Kampar pimpin langsung penertiban balap liar jelang subuh di Bangkinang demi keselamatan pengguna jalan.

3 jam ago

Harga Sembako di Bengkalis Melonjak, Daging Sapi Tembus Rp170 Ribu per Kg

Hari ketiga Ramadan, harga ikan, daging sapi hingga cabai di Bengkalis melonjak tajam, Pasar Terubuk…

5 jam ago

War Takjil di WR Supratman Pekanbaru, Jalanan Padat Jelang Magrib

Bazar takjil di Jalan WR Supratman Pekanbaru dipadati warga jelang Magrib, arus lalu lintas melambat.

5 jam ago