Categories: Pekanbaru

Menuju Green City, Pekanbaru Tegaskan Aturan Wajib Tanpa Kantong Plastik

RIAUPOS.CO – Pekanbaru resmi memberlakukan larangan penggunaan kantong plastik di seluruh pusat perbelanjaan. Kebijakan ini dituangkan dalam Peraturan Wali Kota (Perwako) yang ditandatangani Wali Kota Agung Nugroho pada Jumat (28/11). Aturan tersebut mencakup berbagai sektor usaha, mulai dari pusat perbelanjaan, ritel modern, toko mandiri, pasar rakyat, rumah makan, kafe, restoran, hingga jasa boga.

Wali Kota Agung Nugroho menjelaskan bahwa sampah plastik membutuhkan waktu puluhan tahun untuk terurai, sehingga Pemko meminta kerja sama seluruh pelaku usaha dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa penggunaan kantong ramah lingkungan menjadi alternatif yang harus mulai diterapkan.

Kebijakan ini merupakan langkah penting dalam upaya besar Pemerintah Kota Pekanbaru untuk mengurangi timbunan sampah dan mewujudkan Pekanbaru sebagai Green City. “Kita mulai berlakukan. Kita minta pengertian sebesar-besarnya dari seluruh pelaku usaha dan masyarakat Pekanbaru,” ujar Agung.

Sejumlah langkah menuju kota hijau sebenarnya telah dilakukan sebelumnya. Salah satunya melalui surat edaran yang mewajibkan aparatur sipil negara (ASN) Pemko Pekanbaru membawa tumbler guna mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Selain itu, Pemko juga terus menjalankan program pengelolaan sampah berkelanjutan. Kerja sama pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Muara Fajar dengan pihak perusahaan luar dilakukan untuk mengolah sampah menjadi energi listrik.(ilo)

Redaksi

Recent Posts

Tabebuya Bermekaran, Wajah Kota Pekanbaru Berubah Jadi Lebih Indah

Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…

2 hari ago

Kalam Kudus Menang di Dua Laga, Putra-Putri Melaju ke Final HSBL Selatpanjang

Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…

2 hari ago

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

3 hari ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

3 hari ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

3 hari ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

3 hari ago