KESULITAN: Pengendara kesulitan saat melewati Jalan Badak, Tenayan Raya yang becek dan sedang dalam tahap pengerjaan overlay, Selasa (29/10/2019). Jalan Badak merupakan akses menuju perkantoran Wali Kota Pekanbaru di Tenayan Raya. (EVAN GUNANZAR/RIAU POS )
TENAYAN RAYA (RIAUPOS.CO) – Jalan Badak sebagai jalan akses ke komplek perkantoran Tenayan Raya milik Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kini sedang dalam pengerjaan overlay (pengaspalan ulang) oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru. Kondisi jalan ini sulit dilalui dan becek akibat guyuran hujan.
Dengan kondisi yang masih jalan tanah, Jalan Badak memang becek dan berlumpur akibat hujan. Dengan alat berat dan kendaraan besar keluar masuk, jalan berlumpur membuat masyarakat harus lebih berhati-hati hati melintas disana, terutama yang menggunakan kendaraan roda dua.
‘’Memang jalan ini terganggu, namun sudah dipersiapkan jalur alternatif di Simpang Tugu Rudal. Jalur alternatifnya tidak lebih baik dari jalan badak yang diperbaiki,’’ kata Sutrisno, salah seorang warga sekitar.
Dia melanjutkan, kondisi jalan yang becek dan berlumpur terjadi akibat hujan deras Senin (29/10) malam. "Akibat hujan yang turun kemarin jalan jadi licin, tapi masih dapat dilalui. Kalau harus lewat jalur alternatif bisa nambah 10 sampai 15 menit perjalanan. Kalau tidak hujan jalannya lebih mudah untuk dilalui," imbuhnya.
Dari pantauan di lokasi mobil sekelas colt diesel juga sempat terpuruk. Agar bisa kembali berjalan, satu alat berat yang meratakan jalan harus membantu mendorong truk yang terpuruk. Sementara itu, masyarakat sekitar yang melintas menggunakan kendaraan roda dua harus menyeimbangkan kendaraan karena jalan yang licin.
Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru Indra Pomi pada wartawan menyampaikan, mengantisipasi agar pengerjaan jalan tidak mengganggu aktifitas masyarakat, pihaknya membangun jalan alternatif. "Akses itu sangat tergganggu. Kita sebenarnya sudah membuat dua jalan alternatif," terangnya
Jalan alternatif menuju perkantoran dikatakan dia, di antaranya melewati ruas Jalan Tugu Rudal, belok kiri. Ia menyebut, saat ini pengerjaan masih terus berlangsung."Jalannya dibangun, diturunkan. Elevasinya diturunkan lebih kurang enam meter dari kondisi saat ini. Bagaimanapun itu harus kita kerjakan, kalau tidak, tidak akan pernah jadi," ungkapnya.
Kepada masyarakat, dia mengimbau agar melewati jalur alternatif yang disiapkan."Kita minta kepada masyarakat yang melewati jalan itu untuk sementara melalui jalan alternatif. Kita berupaya segera mungkin jalan akses itu kita selesaikan," imbuhnya.
Proses elevasi jalan dikatakan Indra Pomi sudah mencapai 80 persen. Pekerjaan dilakukan meski hari libur dan akhir pekan."Ada beberapa kendala, perumahan masyarakat yang harus kita bongkar. Sudah kita ganti rugi, mau kita bongkar mereka belum pindah. Kita dorong terus supaya mereka cepat pindah," singkatnya sambil mengatakan pekerjaan ditargetkan selesai akhir tahun.(ali)
Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru menghadirkan promo bulanan bertajuk Paket "Koper" dengan tarif Rp455 ribu per…
Mahasiswa Magister Pendidikan Matematika FKIP UNRI mendampingi 45 guru MTsN 1 Kampar dalam memanfaatkan ChatGPT…
Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu belum menerbitkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan bagi 247 kepala sekolah yang…
Kepala pelatih MAN 1 Pekanbaru Suryo Pranoto merasakan kebahagiaan tersendiri saat mendampingi putra kandungnya, Muhammad…
Seorang WNA asal India berinisial SR (61) ditemukan tidak bernyawa di kamar hotel kawasan Jalan…
Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Riau Kombes Pol Eko Budhi Purwono memperkuat komitmen menjaga ekosistem pesisir…