Categories: Pekanbaru

DBD Tembus 464 Kasus, 1 Orang Meninggal

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Jumlah penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Pekanbaru mencapai 464 kasus. Jumlah itu terhitung hingga pekan ke-37 tahun ini. Dari jumlah ini, Kecamatan Tenayan Raya menjadi wilayah terbanyak.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, kasus itu tersebar di 12 Kecamatan yang ada di Pekanbaru. Kecamatan Tenayan Raya mendominasi dengan jumlah 82 kasus.

Kemudian diikuti Kecamatan Tampan 76 kasus, Kecamatan Marpoyan Damai 63 kasus, Kecamatan Bukitraya 52 kasus, Kecamatan Limapuluh 36 kasus, Kecamatan Rumbai 29 kasus, Kecamatan Rumbai Pesisir 22 kasus, Kecamatan Senapelan 20 kasus, Kecamatan Sukajadi 18 kasus, Kecamatan Pekanbaru kota dan Kecamatan Sail masing-masing 7 kasus.

Demikian dikatakan Plh Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kota Pekanbaru Zaini Rizaldy Saragih, Selasa (29/9).

”Total ada 464 kasus sampai minggu ke-37 tahun 2020. Namun, sebagian besar sudah sembuh,” katanya.

Data tersebut dihimpun dari 21 Puskesmas yang ada di seluruh Kecamatan di Kota Pekanbaru. Dari  kasus DBD yang ada, hanya tercatat satu orang meninggal karena DBD pada pertengahan Februari lalu, yakni R (20) warga Jalan Melur Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Sukajadi.

Zaini menyebut, pihaknya melalui setiap Puskesmas melakukan edukasi dan imbauan terkait memerangi DBD di lingkungan masyarakat. Masyarakat diminta terus memperhatikan kebersihan lingkungan tempat tinggalnya.

Dengan melakukan 3M, menguras bak mandi, menutup bak penampungan, dan mengubur barang bekas. Selain itu dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) akan meminimalisir seseorang terjangkit DBD.

“Karena kebersihan lingkungan menjadi faktor utama penyebaran kasus DBD ini,” terangnya.

Pihaknya juga melakukan fogging di setiap wilayah yang terdapat kasus DBD. Namun, ia katakan itu bukanlah solusi yang paling tepat, dengan PHBS itu akan jauh lebih baik dalam memerangi DBD.

Ditambahkannya, bagi masyarakat yang di wilayah nya ingin dilakukan fogging dapat meminta melalui puskesmas setempat.

“Dengan catatan di wilayah tersebut terdapat pasien yang terjangkit DBD,’’ tuntasnya.(ali)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

DED Rampung, Pembebasan Lahan Flyover Garuda Sakti Dimulai 2026

Pemprov Riau menyiapkan anggaran pembebasan lahan flyover Simpang Garuda Sakti. Ground breaking proyek direncanakan awal…

14 jam ago

Jadi Sponsor Fun Bike 2026, Pacific Optimistis Pariwisata Pekanbaru Bergeliat

Pacific menjadi sponsor Riau Pos Fun Bike 2026 di Pekanbaru, dorong pariwisata, gaya hidup sehat,…

14 jam ago

Istri Histeris Temukan Suami Tewas Tergantung di Rumah

Warga Balik Alam Mandau digegerkan penemuan pria 43 tahun yang ditemukan meninggal dunia tergantung di…

15 jam ago

Rusak Bertahun-tahun, Jalan Pematang Reba–Pekan Heran Akhirnya Masuk Anggaran

Pemkab Inhu menganggarkan Rp3 miliar pada 2026 untuk memperbaiki Jalan Pematang Reba–Pekan Heran yang rusak…

15 jam ago

Manajemen Talenta Diperkuat, Bupati Rohul Dorong Birokrasi Profesional

Pemkab Rohul memperkuat sistem merit dengan menerapkan manajemen talenta ASN dan meraih penghargaan BKN atas…

16 jam ago

Bolos Saat Jam Sekolah, Empat Pelajar SMA Terjaring Patroli Satpol PP Kampar

Empat pelajar SMA di Bangkinang terjaring patroli Satpol PP saat bolos sekolah. Petugas menegaskan tindakan…

16 jam ago