Categories: Pekanbaru

Rumah Warga Hancur Dihantam Mobil Alat Berat

TENAYAN RAYA (RIAUPOS.CO) – Satu unit mobil alat berat crane menabrak rumah warga hingga menimbulkan kerusakan parah, Jumat (27/8) malam. Peristiwa ini terjadi di Jalan Karya Bersama, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya. Diduga mobil alat berat tersebut kehilangan keseim bangan saat melintas di jalan yang mendaki, sehingga berujung menabrak rumah warga.

Pantauan Riau Pos, Ahad (29/8), pihak perusahaan pemilik mobil alat berat tersebut tengah berusaha untuk melakukan proses evakuasi dan membersihkan puing-puing rumah yang hancur sejak pukul 10.00 WIB. Pihak perusahaan juga telah menjumpai Redi, pemilik rumah yang menjadi korban.

Namun siang hari, alat berat tersebut masih belum bisa diangkat dari rumah warga. Sedang kan teras rumah warga sudah dirobohkan sedikit demi sedikit guna mempercepat proses evakuasi.

Pemilik rumah Redi mengaku bahwa kejadian berawal pada pukul 22.00 WIB, Jumat (27/8) lalu. Ia menyadari sebuah alat berat sedang berusaha menaiki jalan yang menanjak di depan rumahnya. Namun, tak berselang lama ia malah mendengar suara dentuman keras se perti kecelakaan.

"Mobilnya mau ke atas, ini kan tinggi, pendakian. Saya rasa lost control, gak bisa naik, menurun dia, nggak terkontrol jadi menabrak dinding,"  kata Redi, Ahad (29/8).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Dikatakan Redi, saat kejadian, tidak ada anggota keluarga yang berada di area depan rumah.

"Tidak ada korban jiwa. Akibat kejadian ini. Tembok rumah saya mengalami retak dan hancur setelah ditabrak," kata dia.

Meskipun begitu, lanjut Redi, pihak perusahaan langsung merespon cepat dalam menangani kecelakaan yang terjadi. Bahkan sejumlah pekerja tengah melakukan pengukuran dan membantu membersihkan puing-puing bangunan yang retak sekaligus memperkirakan biaya perbaikannya.

"Mereka bertanggung jawab kok, istilahnya mereka komitlah. Di bor ini semua, dibersihkan, diukur berapa ini, berapa biayanya yang dibutuhkan," tambah Redi.

Lebih lanjut, kondisi mobil alat berat terlihat masih terpuruk cukup dalam di depan rumah Redi. Sebagian badan jalan terhambat karena posisi mobil alat berat yang berada di tepi jalan. Kendaraan roda dua maupun roda empat masih bisa melintasi jalan ini.

Redi berharap proses ini bisa diselesaikan hari ini.

"Secepatnya saya minta hari ini (kemarin, red) juga," harap Red.

Saat Riau Pos ingin meminta konfirmasi terkait insiden tersebut, pihak perusahaan enggan memberikan komentar dan memilih fokus ter hadap evakuasi alat berat.(ayi)

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Lewati Pembahasan Panjang, APBD Inhil Tahun 2026 Disepakati Rp2,05 Triliun

Setelah pembahasan panjang, DPRD Inhil resmi mengesahkan APBD Tahun Anggaran 2026 senilai Rp2,05 triliun dalam…

14 jam ago

Anthracite Bicycle Community Sawahlunto Kirim Lima Goweser ke Riau Pos Fun Bike 2026

Komunitas Anthracite Bicycle Community Sawahlunto memastikan keikutsertaan lima goweser dalam ajang Riau Pos Fun Bike…

15 jam ago

Harga Bahan Pokok di Pasar Selasa Tuah Karya Terpantau Menurun

Harga cabai dan bawang di Pasar Selasa Tuah Karya Panam terpantau menurun. Pedagang menyebut fluktuasi…

2 hari ago

Dari Koto Gasib ke Pekanbaru, SeSuKa Bike Siap Gowes di Fun Bike Riau Pos 2026

Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…

3 hari ago

DPRD Minta Satpol PP Pekanbaru Lebih Tegas Tertibkan Usaha dan Bangunan Liar

Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…

3 hari ago

Vandalisme, Geng Motor, hingga Curanmor Lintas Provinsi Diungkap Polresta Pekanbaru

Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…

3 hari ago