Categories: Pekanbaru

Rp150 Miliar untuk Bangun 1.842 Unit RLH di Riau

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengalokasikan dana sebesar Rp150 miliar  untuk pembangunan 1.842 unit Rumah Layak Huni (RLH) pada 2019 ini. Pembangunan RLH tersebut dilakukan di beberapa kabupaten/kota di Riau.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Riau, Muhammad Amin mengatakan, untuk pembangunan tahap awal, pihaknya telah menyalurkan dana ke kabupaten/kota penerima program RLH tersebut sebesar Rp60 miliar. 

“Dari dana pembangunan RLH Rp150 miliar tersebut, Rp60 miliar sudah disalurkan untuk pembangunan RLH tahap pertama,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan Amin, karena pembangunan RLH ini ditujukan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), maka proses pembangunannya dilakukan secara swakelola. 

“Karena swakelola, anggaran pembangunan RLH ini disalurkan tiga tahap, pertama 40 persen, 30 persen dan 30 persen. Tahap kedua disalurkan jika kondisi fisik bangunan sudah mencapai 30 persen, tahap ketiga ketika bangunan sudah 60 persen,” sebutnya.

Dijelaskan Amin, sebelum pihaknya menyalurkan anggaran RLH tersebut, terlebih harus dibentuk kelompok masyarakat (Pokmas) yang akan mengelola anggaran itu oleh kepala desa. Setelah dibentuk kemudian dimusyawarahkan di tingkat desa.

“Kemudian kami akan memberikan bimbingan, dan mereka membuat perencanaan kerjanya. Setelah persiapan administrasi  selesai, baru kami salurkan anggaran tahap pertama,” jelasnya.

Dipaparkan Amin, 1.842 unit RLH itu akan disebar di 374 desa/kelurahan dengan jumlah 124 kecamatan di 12 kabupaten/kota se-Riau. Untuk anggaran per unit RLH tersebut, bervariasi tergantung wilayahnya. Untuk wilayah daratan seperti Kampar dan Pekanbaru anggaran RLH Rp50-Rp57,5 juta per unit. 

“Sedangkan untuk di daerah pesisir, anggaran RLH mencapai Rp60 juta per unit. Hal ini karena anggaran bangunan rumah di wilayah pesisir biayanya berbeda dengan wilayah di darat. Karena harus ada penambahan konstruksi pada pondasi bangunan,” sebutnya.(sol)  

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Solar Subsidi Langka di Riau, Sopir Truk Rela Antre Hingga 6 Jam di SPBU

Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…

5 jam ago

DPRD Kepulauan Meranti Jadwalkan Pengesahan Dua Ranperda

DPRD Kepulauan Meranti bakal mengesahkan dua Ranperda yang telah rampung dibahas guna mendorong capaian Indeks…

5 jam ago

Tim SAR Hentikan Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat yang hilang kontak di Selat Sunda resmi…

5 jam ago

Diserahkan Menteri PPPA, Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho Sabet Penghargaan Nasional

Ketua TP PKK sekaligus Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho meraih penghargaan Apresiasi Swara Cantika…

5 jam ago

BMKG Deteksi 71 Titik Panas di Riau, 10 Daerah Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

BMKG mencatat 3.227 titik panas di Sumatera dengan 71 titik berada di Riau. Peringatan dini…

6 jam ago

Dampak Asap Karhutla Makin Pekat, Pemkab Kuansing Liburkan Sekolah Dua Hari

Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…

17 jam ago