Categories: Pekanbaru

Ada yang Memakai Mobil, Beberapa Penerima Bansos Sisakan Saldo

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Seorang perempuan setengah baya dengan dandanan menor baru saja keluar dari gedung PT BPR Pekanbaru, Selasa (30/6/2020). 

Dia segera masuk ke dalam mobil yang diparkir di halaman bank pelat merah itu. Rupanya dia merupakan satu dari 6.424 penerima bantuan sosial (bansos) dampak pandemi corona (Covid-19).

Sang ibu tak sendiri. Banyak orang bermobil yang datang. Kebanyakan memang mengambilkan untuk orangtuanya. Tapi ada juga yang memang orang berpunya, bahkan terlihat kaya. Beberapa di antaranya bahkan sengaja menyisakan uangnya di rekening yang dibuat di PT BPR Pekanbaru, sebagai tempat penyaluran bansos Covid-19.

Fauzan, warga Payung Sekaki, misalnya, menyisakan Rp50 ribu di tabungan yang baru dibuatnya. 

"Sekarang memang perlu, Pak. Tapi biar disisakan sedikit," ujar Fauzan.

Begitu juga Mainar, warga Kelurahan Tanah Datar, Kecamatan Pekanbaru Kota. Dia berencana mengambil sebagian saja dana bansos jatahnya, tidak sepenuhnya. Mainar yang berusia lanjut masih menunggu di ruang tunggu pelayanan PT BPR Pekanbaru.

"Anak masih menjemput kartu keluarga (KK) asli," ujar Mainar.

Direktur Utama PT BPR Pekanbaru, Akhmad Fauzi Lindung, menyebutkan, syarat pengambilan dana bansos memang harus menunjukkan KK asli. Selain itu juga harus ada KTP asli dan orang yang bersangkutan harus datang. Tidak boleh diwakilkan. Selain itu juga harus menunjukkan surat rekomendasi penerima bansos yang dikeluarkan Dinas Sosial Kota Pekanbaru.

"Harus orangnya langsung. Bahkan yang disabilitas kami antarkan untuk jumpa orangnya langsung," ujar Akhmad.

Perihal beberapa orang bermobil yang datang mengambil bansos, Akhmad menyebutkan, pendataan bukan pada pihaknya. PT BPR Pekanbaru hanyalah menyalurkan dana bansos dari Pemprov Riau itu.

"Asal kelengkapan syaratnya ada, kami salurkan. Termasuk kecocokan data penerima dan orangnya yang harus datang langsung," ujarnya.

Beberapa penerima bansos yang datang hari itu memang layak. Ada orang tua yang tertatih-tatih dan dipapah anaknya. Ada juga yang kelihatan sakit-sakitan. Diantar ojek daring. Kendati demikian, satu dua ada juga yang kelihatan kaum berada, terlihat dari kendaraan, pakaian, atau penampilan mereka.

Disebutkan Akhmad, sebagian besar penerima bansos memang tidak mengambil penuh bantuan sebesar Rp300 ribu per orang itu. Ada yang menyisakan Rp50 ribu, Rp100 ribu, bahkan ada yang tidak mengambil sama sekali. Artinya mereka tak perlu dana itu sepenuhnya.

"Yang mengambil penuh Rp300 ribu kurang dari sepuluh orang," ujarnya.

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Fajar/Fikri Juara China Open 2026, Kalahkan Ganda Putra Nomor Satu Dunia

Fajar/Fikri mempertahankan gelar China Open 2026 setelah mengalahkan Kim/Seo dalam tiga gim dan meraih dua…

8 jam ago

Donor Darah hingga Cek Mata Gratis, Baksos IKTS Pekanbaru Diikuti Ratusan Warga

Bakti sosial IKTS Pekanbaru mengumpulkan 176 kantong darah dan melayani 250 warga untuk pemeriksaan kesehatan…

9 jam ago

Pemkab Rohul Siapkan Rp5,4 Miliar untuk Pilkades Serentak 2026 di 54 Desa

Pemkab Rohul menyiapkan Rp5,4 miliar untuk Pilkades Serentak 2026 di 54 desa. Besaran Bankeu disesuaikan…

10 jam ago

Gubernur Riau Setujui Pengalihan Jalan Pematang Reba-Pekan Heran ke Pemkab Inhu

Gubernur Riau menyetujui pengalihan aset Jalan Pematang Reba-Pekan Heran ke Pemkab Inhu. Perbaikan jalan rusak…

10 jam ago

Polisi Gerak Cepat, Dua Pelaku Curanmor Dibekuk Tak Lama Usai Beraksi

Polsek Sukajadi menangkap dua terduga pelaku curanmor beberapa menit setelah beraksi. Keduanya diduga beraksi di…

12 jam ago

Keramat Jubah Merah Melaju Kencang, Juara Rayon IV Gunung Toar Berhasil Diraih

Jalur Keramat Jubah Merah asal Muaro Sentajo berhasil menjadi juara Pacu Jalur Rayon IV Gunung…

13 jam ago