Categories: Pekanbaru

Disperindag Jamin Bahan Pokok Aman

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — DI tengah mewabahnya virus corona (Covid-19) membuat masyarakat semakin resah. Apalagi adanya kebijakan dari pemerintah agar masyarakat tidak keluar rumah, namun untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari masyarakat harus tetap keluar rumah membeli sembako.

Terhadap persoalan itu, Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Riau, Lisda Erni mengungkapkan, saat ini  pemerintah tengah melakukan antisipasi pencegahan penyebaran Covid-19. Meski demikian, pemerintah tetap menjaga ketersedian dan kestabilan keperluan bahan pokok bagi masyarakat di pasaran.

"Dari hasil pemantauan Disperindag Riau bersama pedagang pasar, walaupun sekarang lagi maraknya wabah Covid-19, tetapi untuk stok sembako di pasaran masih aman. Bahkan, harga sembako di pasaran relatif stabil dan normal," ungkap Lisda kepada wartawan.

Kalau dilihat dari data, sambung Lisda, hanya harga gula pasir yang di atas harga eceran tertinggi (HET) yaitu mencapai Rp18.000 per kilogram.

"Insya Allah, memasuki bulan suci Ramadan nanti, stok keperluan bahan pokok masih aman dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sendiri telah berupaya mengantisipasi kekurangan tersebut," kata Lisda.

Sementara itu, pernyataan Disperindag Riau berbeda dengan kenyataan di lapangan. Warga Kota Pekanbaru malah mengeluhkan semakin melambungnya sejumlah bahan pokok. Bahkan harga gula pasir di pasar tradisional dan modern setempat hingga mencapai Rp17.000-18.000 per kilogram di tingkat pengecer.

"Sebelumnya, harga gula pasir hanya Rp13.000 hingga Rp14.000 per kilogram, kini naik jadi Rp17.000 hingga Rp18.000 per kilogram di pasaran. Bahkan, kalau membeli setengah kilogram itu Rp8.500 hingga Rp9.000," kata Dewi warga Jalan Kaharuddin Nasution Pekanbaru, Ahad (29/3).

Dewi mengatakan, terpaksa mengurangi kebutuhan minum teh maupun kopi bagi keluarganya karena anggaran untuk beli gula tidak mencukupi. "Ya harus dikurangi minum kopi dan teh bagi keluarga," terangnya.

Sebelumnya, untuk menjaga stabilitas harga sembako, Pemprov Riau bersama Badan Urusan Logistik (Bulog) Provinsi Riau-Kepulauan Riau (Riau-Kepri ) telah launching operasi pasar.

"Kegiatan ini juga bertujuan menjaga ketersediaan pangan di Riau dan operasi pasar ini nantinya akan diluncurkan di 12 kabupaten kota yang ada di Riau," kata Gubri, H Syamsuar.

Adapun beberapa bahan pokok yang dijamin ketersediaannya dalam operasi tersebut seperti beras, gula pasir, daging beku, dan minyak goreng. Ia juga mengharapkan ketersediaan pangan tersebut dapat terjaga di seluruh kabupaten/kota di Riau, bukan hanya di Pekanbaru saja.(ksm)

Laporan: DOFI ISKANDAR (Pekanbaru)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Direksi Pertamina Drilling Tinjau Operasi Rig di Rokan, Perkuat Budaya Safety

Direksi Pertamina Drilling meninjau Rig PDSI#54.2 di wilayah kerja PHR Rokan untuk memastikan operasional berjalan…

1 hari ago

Agung Toyota Riau Luncurkan New Veloz Hybrid EV di Mal SKA, SPK Berhadiah Motor Listrik

Agung Toyota Riau meluncurkan Toyota New Veloz Hybrid EV di Mal SKA Pekanbaru. Pengunjung bisa…

1 hari ago

Kebakaran Dini Hari di Marpoyan Damai, 12 Kios dan Dua Mobil Hangus

Kebakaran hebat melanda 12 kios semipermanen di Jalan Merak Pekanbaru. Dua mobil minibus ikut terbakar,…

1 hari ago

Majelis Hakim Sudah Ditunjuk, Sidang Abdul Wahid Dimulai 26 Maret

PN Pekanbaru menetapkan sidang perdana kasus korupsi Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid pada 26 Maret.…

1 hari ago

Cuaca Panas Terik, Rumput Median Jalan di Pekanbaru Menguning

Cuaca panas hingga 34°C membuat tanaman penghijauan di median Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru mulai mengering.…

1 hari ago

Bupati Siak Apresiasi Dukungan Pemprov Riau, Plt Gubri Soroti Perjuangan Afni

Plt Gubri Riau memuji perjuangan Bupati Siak Afni Zulkifli dalam memperjuangkan fiskal daerah. Pemprov Riau…

1 hari ago