bpbd-minta-usulan-tanggap-bencana-alam-jadi-prioritas
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Beberapa hari terakhir sejumlah kecamatan di Kota Bertuah, mulai melakukan tahap pra musyarawah perencanaan pembangunan (Musrenbang).
Namun Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru, Zarman Candra SSTP MSi meminta kepada pihak kecamatan, untuk memprioritaskan sejumlah usulan-usulan terkait dengan penanganan dan penanggunalangan bencana alam di tingkat kecamatan, Rabu (29/1).
Menurut Zarman, saat ini Kota Pekanbaru sering mengalami musibah bencana alam salah satunya banjir, serta kebakaran hutan dan lahan. Itu sebabnya, pihak kecamatan harus lebih serius menanggapi isu penanggulangan bencana di tingkat kecamatan. Ini agar dapat memastikan penanganan secara tepat saat musibah tersebut terjadi.
Apalagi, masalah bencana alam bukan hanya menjadi tanggung jawab BPBD Kota Pekanbaru semata, melainkan juga tanggung jawab semua pihak kecamatan, Dinas Pembangunan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), dan Perkim.
Selain itu lanjut Zarman, selama tahun 2019 terdapat 12 hektare luas lahan yang terbakar dan ada sekitar 75 KK yang menjadi korban terendam banjir.
"Solusi alternatif, mana usulan-usulan dipra musrenbang, dari kelurahan itu yang lebih mendekati untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam, agar dapat difokuskan. Usulannya dipilih yang dapat menanggulangi bencana," ujarnya.(ayi)
Menurutnya, seperti masalah bencana banjir, pihaknya meminta agar secepatnya pembangunan drainase atau turap dapat segera dimasukan dalam usulan tersebut. "Kasihan masyarakat yang menjadi korban mereka membutuhkan gerak cepat kita untuk memanggulangi masalah ini," tegasnya.(ayi)
Oknum guru di salah satu SMAN Pekanbaru diduga melakukan pelecehan terhadap siswi saat kegiatan sekolah…
Disnaker Bengkalis dan Kuansing menetapkan pembayaran THR pekerja paling lambat H-7 Idulfitri 1447 H dan…
Whiz Prime Hotel Sudirman Pekanbaru hadirkan program Iftar Sahara dengan menu Timur Tengah dan Nusantara…
PTPN IV PalmCo melalui Regional III menggulirkan program intervensi stunting bagi 100 anak di Rohul…
Gara-gara knalpot motor bising, seorang siswa di Tempuling, Inhil dibacok tetangganya. Pelaku berhasil ditangkap polisi…
Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…