Tim penyuluhan dan pengabdian masyarakat Prodi Pulmonologi Unri foto bersama setelah kegiatan penyuluhan ke pekerja jalan tol, Sabtu (26/7/2025). (Humas Unri untuk Riau Pos)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Program Studi (Prodi) Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi Universitas Riau (Unri) bekerja sama dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Riau dan Hutama Karya-Hutama Karya Infrastruktur(HK-HKI) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan yang diberikan kepada para pekerja jalan tol lingkar Pekanbaru, Sabtu (26/7).
Dokter spesialis paru konsultan paru kerja dr Indi Esha MSi SpP(K) yang memimpin penyuluhan tersebut mengatakan, kegiatan penyuluhan dan pengabdian kepada masyarakat ini sebagai bagian dari Tridarma Perguruan Tinggi serta wujud nyata komitmen dalam pelayanan kesehatan respirasi kepada masyarakat, khususnya kelompok pekerja.
‘’Pada penyuluhan kali ini kami mengangkat materi tentang risiko gangguan pernapasan bagi para pekerja jalan tol. Sasaran kegiatan ini yakni para pekerja konstruksi dan staf teknis yang sehari-hari terpapar debu, polusi, dan faktor risiko lingkungan lainnya,’’ katanya.
Lebih lanjut dikatakannya, dalam kesempatan tersebut pihaknya juga memberikan edukasi kesehatan seputar gangguan pernapasan. Terutama akibat paparan jangka panjang di lingkungan kerja serta deteksi dini kanker paru juga dilakukan pemeriksaan spirometri guna menilai fungsi paru pada pekerja konstruksi jalan tol.
‘’Dengan semangat kolaboratif, kami tim dari FK Unri dibantu oleh dr Sri Melati Munir SpP (K) ONK dan dr Dewi Wijaya SpP(K) dalam melaksanakan kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi para pekerja jalan nasional, namun juga memperkuat peran akademisi dalam membina kesehatan masyarakat melalui pendekatan promotif dan preventif,’’ ujarnya.
Pihaknya berharap, dengan kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dari upaya berkelanjutan dalam menjaga kesehatan respirasi pekerja lapangan dan memperkuat sinergi antara dunia akademik dan instansi pemerintah.(sol/c)
PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.
JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.
Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.
Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…
PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…
Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…