Ilustrasi Maling
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Abdullah Suminto (26) mengalami nasip sial saat ingin menginap di salah satu hotel di Jalan Kaharuddin Nasution, Kecamatan Bukit Raya. Lalai menutup rapat jok motornya sebelum masuk ke hotel berakibat kerugian.
Ternyata, tutup jok yang tidak rapat itu tidak luput dari perhatian dua orang pemuda berinisial GW (26) dan HA (31) yang pada saat yang sama berada di sekitar area parkiran hotel. Melihat pemilik sepeda motor masuk ke hotel, keduanya langsung bergerak cepat melihat isi jok.
Seakan jackpot, mereka menemukan dompet berisi lembaran uang pecahan senilai Rp1,6 juta. Dompet berisi uang itu langsung mereka sikat lalu bergegas meninggalkan area hotel tersebut.
Namun ternyata kedua pelaku juga tidak kalah sial. Seperti dijelaskab Kapolsek Bukit Raya Kompol Syafnil, aksi mereka mencuri dompet korban terekam CCTV.
Pencurian itu menurut Kapolsek, terjadi pada Jumat (5/7) siang hari. Hingga dengan mudah wajah pelaku dapat ditandai lewat rekaman CCTV.
”Korban ini tidak tahu jok motornya tidak tertutup rapat. Dia baru sadar saat akan pulang, karena saat dilihatnya dompet sudah hilang,’’ kata Kapolsek, Ahad (28/7).
Usai menerima laporan korban, polisi melakukan penyelidikan. Bermodal rekaman CCTV, kedua pelaku langsung diburu.
”Kedua pelaku, status pengangguran, berhasil kita amankan saat berada di Jalan Kaharudin Nasution, Senin (22/7) malam,’’ sebut Kapolsek.
Saat diinterogasi polisi, keduanya tidak dapat mengelak. Namun mereka mengaku uang tersebut habis dipergunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Keduanya kini mendekam di tahanan Mapolsek Bukit Raya untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka.(end)
HPT Rohil bersama PMI Pekanbaru berhasil mengumpulkan 150 kantong darah dalam kegiatan donor darah di…
Umri mewisuda 418 lulusan dan terus memperkuat langkah menuju kampus unggul dengan pengembangan fasilitas dan…
Pemko Pekanbaru mulai menerapkan program 1 ASN 1 RW di dua kecamatan dan akan memperluas…
KMP Tirus kembali beroperasi melayani rute Insit-Mengkapan usai baling-baling kapal yang tersangkut jaring selesai diperbaiki.
Dinas Pendidikan Inhil mulai menerapkan Sistem Penerimaan Murid Baru berbasis digital untuk tahun ajaran 2026/2027.
Prof Jimmi Copriady dinilai memiliki rekam jejak kuat dan layak maju sebagai bakal calon Rektor…