pandemi-covid-19-bp-jamsostek-gelar-vokasi-virtual
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Cabang Pekanbaru Kota kembali membuka kelas vokasi bagi para pekerja di tengah pandemi Covid-19.
Pada tahun sebelumnya kegiatan vokasi telah dilaksanakan dan berjalan dengan baik. Pada tahun ini BPJamsostek kembali menggelar kelas vokasi. yang berbeda dari tahun sebelumnya yakni kelas pelatihan tersebut dilaksanakan secara online.
Mengingat pandemi korona yang sedang berlangsung tidak menghalangi niat BPJamsostek untuk membuka kelas vokasi tersebut guna memberikan manfaat lebih kepada para pekerja.
Kepala Kantor BPJamsostek Pekanbaru Kota Mias Muchtar menyampaikan bahwa kegiatan tersebut harus tetap berjalan dan para peserta yang merupakan para pekerja yang telah kehilangan pekerjaan disebabkan oleh kontrak telah habis atau karena kebijakan perusahaan untuk melakukan pemutusan hubungan kerja karena pandemi. Pada kesempatan kali ini BPJamsostek menggandeng LPK Pabrik Cerdas sebagai mitra dalam menjalankan kegiatan vokasi tersebut.
Kegiatan vokasi ini harus tetap kita jalankan dan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku. Jadi pada kesempatan kali ini kelas pelatihan vokasi ini kita laukan dengan cara online sehingga para peserta bisa melakukan pembelajaran tanpa tatap muka langsung untuk jurusan aplikasi perkantoran.
Dia mengatakan pembukaan kelas pertama tersebut juga berlangsung secara online yang diikuti oleh 15 peserta, pimpinan LPK Pabrik Cerdas, dan BPJamsostek Pekanbaru Kota. Persyaratan untuk menjadi peserta kegiatan vokasi tersebut adalah merupakan peserta BPJS Ketenagakerjaan minimal 1 tahun, sudah berhenti bekerja karena berakhirnya kontrak atau kejadian tertentu. Pelatihan ini dilaksanakan selama 4 hari.
"Ke depannya akan ada 10 pelatihan yang akan kita buka secara virtual. Dalam melaksanakan program ini segala resiko yang terjadi menjadi tanggung jawab BP Jamsostek," katanya.(hen)
Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…
Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…
Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…
Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…
Sebanyak 267 pedagang pasar subuh mendukung relokasi sementara untuk penataan Pasar Induk Tembilahan agar lebih…
Remaja 13 tahun dilaporkan tenggelam di Sungai Kampar kawasan Kuok. Tim BPBD bersama warga masih…