Kasat Lantas Polresta Pekanbaru AKP Emil Eka Putra (tiga kiri), menyaksikan anggotanya memotong puluhan knalpot bising menggunakan gerinda di halaman Satlantas Polresta Pekanbaru, Selasa (28/5/2019).(SAKIMAN/RIAU POS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Puluhan knalpot bising dimusnahkan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pekanbaru, Selasa (28/5). Pemusnahan dilakukan petugas di halaman Satlantas Polresta Pekanbaru. Adapun knalpot yang dimusnahkan itu berjumlah 72 unit. Puluhan knalpot bising tersebut terdiri dari berbagai merek dan ukuran.
Knalpot itu merupakan hasil kegiatan cipta kondisi dan penertiban knalpot bising yang dilakukan oleh Satlantas Polresta Pekanbaru sejak pertengahan Ramadan.
Kasat Lantas Polresta Pekanbaru AKP Emil Eka Putra, mengatakan bahwa semua barang bukti itu akan dilakukan pemusnahan, namun secara bertahap. ‘’Ya, ini merupakan bentuk keseriusan kami dalam melakukan penertiban knalpot bising yang sudah sering sekali mengganggu kenyamanan masyarakat dalam berkendara,’’ kata Emil.
Waktu dilakukannya pemusnahan, tampak beberapa masyarakat ikut serta menyaksikan. Adapun pemusnahan dilakukan dengan cara memotong knalpot menggunakan alat khusus pemotong besi (gerinda).
Lebih lanjut dijelaskan Emil, Satlantas Polresta Pekanbaru saat ini telah membentuk tim khusus (timsus) anti balapan liar dan knalpot bising.
‘’Penertiban tidak hanya dilakukan pada siang hari, namun juga malam hari. Bagi masyarakat kami imbau agar selalu melakukan pengawasan kepada anak-anaknya,’’ jelasnya.(rnl)
Menaker wajibkan BHR ojol dan kurir dibayar tunai minimal 25 persen, cair paling lambat tujuh…
Living World luncurkan My Living App, program loyalitas digital terintegrasi dengan promo, poin belanja, dan…
Gerakan Rakyat resmi jadi partai politik. Status Anies Baswedan belum diumumkan, fokus kini pada penyelesaian…
Disnaker Kota Pekanbaru tegaskan THR 2026 wajib dibayar penuh sebelum 8 Maret. Perusahaan dilarang mencicil,…
Sekolah di Kepulauan Meranti libur Idulfitri 16–29 Maret 2026. Kegiatan belajar kembali normal pada 30…
Sebanyak 3,4 hektare mangrove di Bengkalis dibabat untuk tambak udang. Warga khawatir abrasi pantai makin…