dorong-masyarakat-gunakan-motor-listrik
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Komunitas Motor Listrik Pekanbaru melakukan sosialisasi kepada masyarakat Pekanbaru untuk dapat beralih ke moda transportasi listrik yang lebih ramah lingkungan.
Ajakan ini disampaikan komunitas dalam giat bakti sosial Berbagi Berkah Ramadan kepada anak yatim, dan dhuafa binaan Panti Asuhan Putra Binaan.
Manajer PLN UP3 Pekanbaru Wira Bhakti Dharma mengatakan, Komunitas Motor Listrik Pekanbaru yang dipelopori oleh PT PLN (Persero) UP3 Pekanbaru ini, merupakan salah satu upaya untuk mendukung program pemerintah yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55/2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB).
"Kendaraan listrik ini, selain hemat energi juga bebas emisi karbon, sehingga penggunaan kendaraan listrik secara masif dapat menciptakan udara yang lebih bersih dan sehat," katanya dalam rilis yang diterima Riau Pos, Kamis (28/4).
Untuk komunitas yang ikut aksi ini sekitar 30 anggota komunitas motor listrik Pekanbaru yang beranggotakan dari pegawai PLN, produsen motor listrik serta masyarakat Kota Pekanbaru yang memiliki kendaraan listrik berjenis sepeda motor.
Kegiatan bakti sosial diakhiri dengan pemberian takjil dan informasi keunggulan motor listrik kepada pengguna jalan di depan Bandar Serai, Jalan Jenderal Sudirman menjelang waktu berbuka puasa, Rabu (27/4) lalu.
Disampaikannya, dari serangkaian kegiatan yang dilakukan Komunitas Motor Listrik Pekanbaru ini diharapkan mampu mengenalkan kendaraan listrik dan mendorong penggunaan kendaraan listrik kepada seluruh masyarakat Kota Pekanbaru.
Sementara itu, Operasional PT GESITS GED (Green Energy Dumai) Rivat Zain yang juga salah satu anggota Komunitas Motor Listrik Pekanbaru menambahkan, salah satu keunggulan kendaraan listrik adalah biaya operasional yang relatif murah. Tidak hanya itu, dikatakan juga konsumsi pengisian penuh baterai untuk motor listrik GESITS hanya memakan biaya sekitar Rp2.000.
"Untuk kapasitas baterai motor GESITS sebesar 1,4 kwh, kapasitas batetai tersebut mampu menempuh jarak sejauh 50 km, sehingga bisa lebih irit 60 persen daripada motor konvensional." ungkapnya.
Dipaparkannya lagi, GESITS juga telah menggunakan baterai yang telah dilengkapi sertifikasi tahan air IP67, sehingga aman ketika melintasi jalan yang tergenang air maupun banjir.(gus)
Pemkab Kepulauan Meranti mengusulkan tiga ruas jalan sepanjang 9,6 km masuk program IJD dengan kebutuhan…
Kabut asap karhutla masih menyelimuti Pekanbaru. Kualitas udara memburuk, AQI mencapai 171 dan 156 titik…
Bentrokan dua kelompok terkait konflik lahan 80 hektare terjadi di Kuansing. Sembilan orang terluka dan…
Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan menggerus timbunan. Truk bermuatan berat kesulitan melintas dan terjebak…
Erupsi empat gunung mengganggu penerbangan. Sebanyak 35 penerbangan dari dan ke Pekanbaru batal setelah delapan…
Kelangkaan semen di Rohul hampir sebulan membuat warga harus booking. Omzet toko bangunan turun hingga…