Categories: Pekanbaru

Pekanbaru Harus Miliki Database

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pekanbaru menuju smart city madani, hingga kini masih menjadi harapan yang belum bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Tentunya dari banyak layanan yang digaungkan.

Belum satu pun belum terlihat, termasuk soal pembangunan telekios di trotoar Jalan Sudirman, sampai kini menjadi pajangan bangkai, tanpa tahu apakah akan dilanjutkan atau tidak.

Berdasarkan keinginan untuk menjadikan  Pekanbaru sebagai smart city, maka anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru Muhammad Isa Lahamid, memberikan saran dan masukan kepada Pemerintah Kota Pekanbaru, tentang program berbasis data terpadu yang di-update setiap harinya.

Politisi dari PKS ini mencontohkan, program e-KTP yang memakai data single identity by name by address dari pemerintah pusat, meskipun proyek tersebut jauh dari harapan alias gagal.

"Pekanbaru sebagai smart city madani, harusnya memiliki database masyarakat. Setidaknya database itu tidak harus tergantung dengan data lainnya," kata Isa, Rabu (29/4).

Menurutnya, program itu harus disiasati melalui organisasi perangkat daerah (OPD) Dinas Sosial (Dissos) Kota Pekanbaru. Nantinya data itu diharapkan terhubung secara vertikal dengan OPD lainnya di dalam satu sistem.

"Tapi database itu harus include semua. Memuat tentang kondisi sosial masyarakat dengan sistem data terpadu satu pintu. Tidak menunggu data tunggal e-KTP dan data lainnya," jelasnya.

Diharapkan dengan data itu, bisa meminimalisir terjadinya kisruh pendataan bantuan seperti yang terjadi pada saat sekarang ini dalam program penanganan bantuan terdampak Covid-19.

Dengan data itu akan diketahui, siapa warga yang masuk kategori miskin dan hampir miskin bisa terlihat dari kondisi pajak yang dibayarkan, termasuk melihat kemampuan dan penghasilan ekonomi warga.

"Jadi tidak harus adu data lagi. RT/RW tidak harus bolak-balik datang ke masyarakat dengan rasa gamang harus update lagi. Karena ini (pendataan, red) sepanjang tahun selalu ribut," ungkapnya.(ade)

Laporan: Agustiar (Pekanbaru)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

APBD Terbatas, Meranti Andalkan Program IJD untuk Benahi 9,6 Km Jalan

Pemkab Kepulauan Meranti mengusulkan tiga ruas jalan sepanjang 9,6 km masuk program IJD dengan kebutuhan…

14 jam ago

Kabut Asap Karhutla Kembali Selimuti Pekanbaru, Polusi Tertinggi Ketiga di Indonesia

Kabut asap karhutla masih menyelimuti Pekanbaru. Kualitas udara memburuk, AQI mencapai 171 dan 156 titik…

16 jam ago

Bentrokan Konflik Lahan 80 Hektare di Kuansing, 9 Orang Terluka

Bentrokan dua kelompok terkait konflik lahan 80 hektare terjadi di Kuansing. Sembilan orang terluka dan…

16 jam ago

Jalan Sontang-Duri Kembali Berlumpur, Truk Bermuatan Berat Banyak Terjebak

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan menggerus timbunan. Truk bermuatan berat kesulitan melintas dan terjebak…

16 jam ago

Erupsi 4 Gunung Bikin 8 Bandara Ditutup, 35 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta Batal

Erupsi empat gunung mengganggu penerbangan. Sebanyak 35 penerbangan dari dan ke Pekanbaru batal setelah delapan…

16 jam ago

Distribusi Tersendat, Semen di Rohul Langka hingga Warga Harus Antre

Kelangkaan semen di Rohul hampir sebulan membuat warga harus booking. Omzet toko bangunan turun hingga…

16 jam ago