Manager Eksplorasi KKKS APG WestKampar Indonesia Yona Akbar (empat kanan) dan jajaran, perwakilan SKK Migas Sumbagut foto bersama Direktur Intelkam Polda Riau Kombes Pol Efrizal SIK MM (empat kiri) usai silaturahmi, Jumat (26/1/2024). (SKK Migas Sumbagut untuk riaupos.co)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Bertempat di Mapolda Riau, SKK Migas Perwakilan Sumbagut bersama Koordinasi Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) PT APG WestKampar Indonesia (APGWI) melaksanakan silaturahmi dengan Direktur Intelkam Polda Riau Kombes Pol Efrizal SIK MM didampingi Kasubdit Kamneg AKBP Rudi A Samosir, Jumat (26/1).
Pertemuan tersebut dalam rangka mengharapkan dukungan dari Polda Riau khususnya Dit Intelkam terhadap rencana kegiatan seismik 2D dan 3D yang akan dilaksanakan oleh PT APG Westkampar Indonesia.
Direncanakan PT APG Westkampar akan memulai kegiatan seismik 2D dan 3D yang bertujuan untuk mencari data cadangan migas. Seismik sendiri adalah upaya pencarian cadangan minyak mentah maupun gas alam di bawah permukaan yang ekonomis secara komersial melalui pencatatan, pemrosesan, dan interpretasi gelombang kejut yang diinduksi secara artifisial di bumi.
Eksplorasi KKKS APG Westkampar Indonesia Yona Akbar menyampaikan, silaturahmi yang dilaksanakan dalam rangka memberikan informasi rencana kegiatan seismik 2D dan 3D di mana kegiatan tersebut nantinya akan melintasi wilayah Kabupaten Rokan Hulu dan sebagian wilayah Kabupaten Padang Lawas Provinsi Sumatera Utara.
“Tentunya kami mengharapkan dukungan penuh dari Bapak Direktur Intelkam Polda Riau agar kegiatan seismik nantinya dapat berjalan lancar,” ujar Yona Akbar.
Direktur Intelkam Polda Riau Kombes Pol Efrizal SIK MM menyampaikan, Dit Intelkam Polda Riau mendukung penuh kegiatan yang akan dilaksanakan oleh KKKS PT APG Westkampar Indonesia yang bertujuan untuk mencari/menambah cadangan migas di Provinsi Riau.
“Kami apresiasi silaturahmi yang dilakukan SKK Migas Perwakilan Sumbagut bersama PT APG Westkampar Indonesia, dan ke depan kami harapkan komunikasi dan koordinasi terus dapat ditingkatkan sehingga dapat meminimalisir kendala-kendala di lapangan nantinya,” ungkap Efrizal.
PT APG Westkampar Indonesia (APGWI) ditetapkan sebagai operator Blok West Kampar sejak 26 Januari 2023 dengan luas wilayah kerja West Kampar seluas 4.490,71 km2. APG Westkampar Indonesia berkomitmen untuk terus melakukan eksplorasi dan eksploitasi guna mencari cadangan migas guna mendukung target Pemerintah 1 Juta barel dan 12 BSCFD tahun 2030.
Di akhir kesempatan Dir Intelkam Polda Riau menyampaikan harapannya agar pemilu 2024 di Wilayah Riau berjalan kondusif sehingga kegiatan operasi yang dilaksanakan SKK Migas dan KKKS dapat berjalan sesuai target capaian di 2024.(hen)
MPP Inhil menambah layanan haji dan umrah. Masyarakat kini bisa mengurus keperluan ibadah secara mudah…
Polisi mengamankan 29 sepeda motor saat patroli balap liar di Simpang Garoga, Duri, guna menjaga…
Unri bersama Tanoto Foundation membangun sistem digital soft skills mahasiswa terintegrasi, terukur, dan menjadi bagian…
Pemprov Riau mewajibkan investor menyimpan dana di BRK Syariah sebagai langkah memperkuat bank daerah dan…
Pedagang mendesak Pasar Bawah Pekanbaru segera dioperasikan sebelum Ramadan setelah dua tahun revitalisasi belum juga…
Pemkab Rohul menggratiskan pendidikan atlet difabel Niken hingga Paket C serta memberi uang pembinaan atas…