Categories: Pekanbaru

Rencana DLHK Bangun 112 TPS Sampah Harus Jelas

(RIAUPOS.CO) – Rencana Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pekanbaru akan membangun 112 TPS, diapresiasi anggota DPRD Kota Pekanbaru. Namun diminta, soal membangun ini harus jelas soal lokasi di mana akan dibangun, dan juga anggaran dalam membangun. Diharapkan juga sosialisasi soal retribusi dan jam buang sampah serta denda dan sanksi intens dilakukan agar sampah tidak menumpuk tak terangkut lagi.

"Yang pasti kami dukung lah rencana membangun TPS itu. Tapi informasi ini kami belum dapatkan dari DLHK. Termasuk memakai anggaran mana, apakah APBD atau pihak ketiga, ini harus jelas," kata Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Nurul Ikhsan, Senin (27/9) kepada wartawan.

Harapan politisi Gerindra ini, supaya nanti setelah dibangun tidak terjadi persoalan dikemudian hari, dan benar-benar TPS itu menjadi jawaban bagi masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan.

Termasuk soal anggaran membangun lebih dari 100 TPS sampah itu, DLHK diminta dapat merangkul pihak lain dan tidak mengharapkan anggaran daerah.

"Yang pasti, demi kebersihan dan tata kelola sampah agar rapi dan indahnya kota ini, kami setuju dibangun. Itu tadi, kapan dibangun, pakai anggaran mana, belum ada laporan ke kami. Yang pasti, di APBD 2021, pembangunan TPS itu tidak ada," jelasnya.

Maka dari itu, menurut Nurul, ketika ada rencana untuk membangun TPS itu, DLHK diminta dapat berkoordinasi dengan Komisi IV, supaya dapat didudukkan bersama-sama pembangunannya serta tidak melanggar aturan yang berlaku.

Tersebar di 15 Kecamatan

Plt Kepala DLHK Kota Pekanbaru Marzuki kembali menjelaskan, bahwa pembangunan 112 TPS tersebut, berdasarkan arahan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Namun pembangunannya berdasarkan usulan dari pihak kecamatan.

Untuk merealisasikan program ini dan menjadikan Kota Pekanbaru bebas sampah, DLHK mengimbau masyarakat untuk membuang sampah mulai pukul 17.00 WIB sampai 04.00.

Disampaikannya juga, bahwa lokasi TPS yang akan dibangun di  Pekanbaru tersebut tersebar di 15 kecamatan.

"Pembangunannya kebanyakan dibangun di mana titik sampah yang selama ini dijadikan masyarakat sebagai tempat pembuangan," ujarnya.(lim)

Laporan AGUSTIAR, Pekanbaru

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Kasus Perampokan Maut di Rumbai, Polisi Kantongi Petunjuk Pelaku

Polisi dalami kasus lansia tewas di Rumbai, Pekanbaru. Olah TKP kedua dilakukan, empat saksi diperiksa,…

1 hari ago

Antrean BBM Mengular di Pekanbaru, Warga Rela Tunggu Hingga Tengah Malam

Antrean panjang BBM terjadi di Pekanbaru. Warga rela antre hingga satu jam, bahkan membeli eceran…

2 hari ago

Jalan Mulus, Warga Lubuk Betung Ramai-ramai Ucapkan Terima Kasih ke Pemkab Rohul

Jalan di Lubuk Betung Rohul kini mulus usai diaspal. Warga rasakan manfaatnya dan ucapkan terima…

2 hari ago

Cegah Kelangkaan Pertalite, SPBU Bangkinang Tambah Pasokan hingga 16 Ton

SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan,…

3 hari ago

Jemaah Calon Haji Kuansing Meninggal Saat Momen Pelepasan, Jenazah Dimakamkan di Kampung Halaman

Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…

4 hari ago

Fakta Baru Kasus Korupsi Riau, Satpam Ngaku Antar Duit Rp300 Juta

Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…

4 hari ago