Ketua Komisi I DPRD Kota Pekanbaru Robin Eduar
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Hingga Ahad (28/7), Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho belum melakukan pelantikan terhadap pejabat eselon II. Sementara kalangan wakil rakyat berharap, Wako bisa segera melantik para pejabat hasil seleksi tersebut.
”Kalau memang sudah ada nama-nama pejabat hasil dari evaluasi, kami harapkan segera dilantik, agar mereka juga cepat bisa bekerja,” kata Ketua Komisi I DPRD Kota Pekanbaru Robin Eduar, kemarin.
Robin menilai, penundaan pelantikan dapat berdampak pada pelayanan kepada masyarakat. Kondisi ini juga menurutnya akan menimbulkan ketidakpastian dan kekhawatiran.
”Saya yakin masyarakat sekarang sedang menunggu-nunggu, karena belum ada kepastian. Mungkin masyarakat masih ragu juga, ini (pejabat) masih di sana atau tidak. Ini kan menimbulkan kekhawatiran,” ujarnya.
Politisi PDI Perjuangan ini berharap agar Pemko Pekanbaru dapat segera melantik pejabat eselon II ini. Hal ini sangat berdampak pada pelayanan, karena isu ada pejabat yang mulai ogah-ogahan mulai berhembus.
”Pelantikan ini memang hak perogratif wali kota, namun kita ingin para pejabat dapat memberikan pelayanan yang lebih baik tanpa rasa bimbang. Kalau memang sudah ada nama-nama itu, ya segera dilantik saja, itu harapan kami,” tutup Robin.
Sebelumnya diberitakan, Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho pernah menyampaikan pihaknya akan segera melantik pejabat hasil seleksi terbuka untuk jabatan eselon II. Di mana, sebanyak 37 posisi eselon II telah melalui proses seleksi.
”Pelantikan kita laksanakan minggu ini. Ya, semua 37 posisi akan dilantik,” ujar Agung Nugroho, Senin (14/7) lalu.
Ia menegaskan bahwa dirinya bukan tipe pemimpin yang serta-merta mengganti seluruh pejabat lama. Wako tetap memberi prioritas kepada aparatur sipil negara (ASN) yang telah lama mengabdi di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru.
Lebih lanjut, Agung memberi sinyal bahwa sebagian besar pejabat yang akan dilantik merupakan ASN internal Pemko Pekanbaru.(yls)
Laporan HENDRAWAN KARIMAN, Pekanbaru
Pemko Pekanbaru memastikan program berobat gratis UHC terus berlanjut dengan anggaran Rp111 miliar setelah tunggakan…
Menkeu Purbaya menyebut APBN bisa tanpa defisit, namun berisiko besar bagi ekonomi. Defisit 2025 dijaga…
DPRD Pekanbaru mendukung Satgas Penertiban Kabel FO tetap bekerja meski perda belum disahkan demi keselamatan…
Sekda Inhu menegaskan tidak ada toleransi bagi ASN yang terlibat narkoba dan mendukung penuh proses…
Jonatan Christie menjadi satu-satunya wakil Indonesia di perempat final Malaysia Open 2026 dan siap menghadapi…
Pemkab Kepulauan Meranti mulai mencairkan gaji ASN dan PPPK Januari 2026 serta tunda bayar 2024…