Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho bersama Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta meninjau lokasi rumah yang terbakar di Asrama Polri Pintu Angin, Jumat (27/3/2026). Wako menjanjikan akan membangun kembali Asrama tersebut. Pemko Pekanbaru untuk Riau Pos
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sejumlah rumah dinas di Asrama Polisi (Aspol) Pintu Angin yang terbakar beberapa waktu lalu akan segera dibangun kembali. Sebanyak lima unit rumah direncanakan direhabilitasi melalui aksi gotong royong lintas instansi.
Semangat kebersamaan terlihat dalam apel gotong royong yang digelar Polresta Pekanbaru di lokasi kejadian, Jalan Sultan Syarif Kasim, Kecamatan Limapuluh, Jumat (27/3) pagi. Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah hingga aparat keamanan.
Apel tersebut dihadiri Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta, Wakapolresta Ronald Sumaja, serta personel TNI, Brimob Polda Riau, dan jajaran instansi terkait lainnya.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan berbagai pihak, termasuk Pemko Pekanbaru, Polda Riau, dan Kodim 0301/Pekanbaru. Ia menilai sinergi tersebut sangat membantu percepatan pemulihan pascakebakaran.
“Sinergisitas ini menjadi kekuatan besar dalam mempercepat pemulihan. Kami sangat berterima kasih atas kepedulian semua pihak,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyampaikan keprihatinan atas musibah yang menimpa penghuni asrama. Ia menegaskan komitmen pemerintah kota untuk segera membangun kembali rumah dinas yang terdampak.
“Kami targetkan sekitar satu setengah bulan, pembangunan sudah selesai sehingga penghuni dapat kembali menempati rumah dengan nyaman,” katanya.
Menurutnya, kondisi asrama pascakebakaran menjadi prioritas bersama. Ia menilai kolaborasi lintas instansi ini sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap keluarga besar Polri yang terdampak musibah.
“Kegiatan gotong royong ini bukan hanya kerja fisik, tetapi juga wujud kebersamaan dan dukungan moril bagi para korban,” ujarnya.
Usai apel, seluruh peserta langsung melakukan pembersihan lokasi dengan membongkar bangunan yang hangus serta menyingkirkan puing-puing kebakaran.
Kegiatan tersebut menjadi langkah awal pemulihan fisik sekaligus mencerminkan kuatnya kolaborasi antarinstansi dalam menghadapi bencana. Diharapkan, proses rehabilitasi berjalan lancar dan para penghuni dapat segera kembali menempati hunian yang layak.
Sebagai informasi, kebakaran di Aspol Pintu Angin terjadi dua kali dalam waktu berdekatan, yakni pada 25 Februari siang dan 12 Maret malam.(dof/ali)
Polisi Kampar tangkap tiga pelaku, termasuk pasutri, dan sita senpi rakitan, amunisi, serta lebih dari…
Pemko Pekanbaru luncurkan layanan antar jemput pasien gratis pakai mobil dinas Wali Kota mulai 1…
Pemprov Riau siap membantu tiga daerah yang kesulitan membayar gaji dan THR ASN dengan tambahan…
Sampah menumpuk berhari-hari di Kuansing dan tak terangkut. Bupati siapkan sistem baru, sementara DLH akui…
Pemkab Inhil memastikan TPP dan THR ASN telah dibayar penuh sebelum Lebaran, tanpa tunggakan, untuk…
Warga Pekanbaru yang menebang pohon tanpa izin disanksi menanam 30 pohon sebagai bentuk tanggung jawab…