Pengendara melintas di Jalan Bangau Sakti, Kecamatan Binawidya yang rusak dan belum dilakukan perbaikan, Kamis (22/8/2024). Perbaikan baru dilakukan pada drainase di sisi kiri kanan jalan. (MHD AKHWAN/RIAU POS)
PEKANBARU (RIAUPS.CO) – Hingga saat ini, proses perbaikan ruas Jalan Bangau Sakti, Kecamatan Binawidya belum selesai. Pembangunan baru dilakukan untuk drainase di kiri kanan jalan. Warga sekitar berharap proses perbaikan Jalan Bangau Sakti dapat segera diselesaikan.
”Kapan pemko segera memperbaikinya? Kami minta disegerakan realisasinya. Jangan menunggu lagi dan jalan rusak semakin parah,” ujar Wendi Pratama, warga sekitar Jalan Bangau Sakti, Senin (26/8).
Hal senada disampaikan Irpan. Tokoh masyarakat setempat meminta perbaikan ruas jalan dapat dilakukan secara menyeluruh dengan sistem overlay atau pengaspalan ulang. Sehingga ruas jalan tidak gampang rusak.
”Informasinya kan tahun ini diperbaiki. Tetapi kami sempat koordinasi dengan kelurahan dan kecamatan, mereka juga tidak menjawab dengan pasti kapan perbaikannya,” sambungnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru Edward Riansyah menyebut bahwa perbaikan ruas jalan rusak di Jalan Bangau Sakti menanti proses lelang tuntas. Tahapan saat ini sedang proses untuk lelang perbaikan ruas jalan rusak.
”Kalau Jalan Bangau Sakti sedang kami proses untuk lelang,” sebutnya.
Apabila proses lelang segera tuntas tentu perbaikan pun bisa dilakukan. Pria yang akrap disapa Edu, ini menjelaskan bahwa panjang ruas jalan rusak yang bakal diperbaiki di Jalan Bangau Sakti mencapai sekitar 2,7 kilometer. Anggaran yang digelontorkan untuk perbaikan ruas jalan tersebut mencapai Rp4 miliar.
Dirinya menyebut bahwa perbaikan ruas Jalan Bangau Sakti masuk dalam anggaran perbaikan jalan pada tahap awal tahun 2024.
Ia juga menyebut bahwa pemerintah kota menggelontorkan anggaran perbaikan untuk drainase di Jalan Bangau Sakti sebesar Rp 2,9 miliar.
Edu menjelaskan bahwa pengerjaan drainase itu sudah tuntas 88 persen. Ia menyebut pengerjaan drainase di ruas jalan tersebut hanya tinggal 12 persen lagi. ”Sekitar 12 persen lagi yang belum selesai, tinggal sedikit lagi tuntas,” tutupnya.(yls)
Bupati Inhu meminta OPD mendampingi UMKM mengurus sertifikat halal gratis agar pelaku usaha memanfaatkan program…
APHI Riau dan Fairatmos menggelar diskusi perdagangan karbon guna memperkuat kapasitas pemegang PBPH menyambut implementasi…
Speedboat SB Karya Budi karam diterjang ombak besar di perairan Mandah, Inhil. Berkat kesigapan nakhoda,…
Pemko Pekanbaru melantik 16 ASN dalam mutasi dan rotasi jabatan. Wali Kota Agung Nugroho menegaskan…
DLHK Pekanbaru menindak 29 pelanggar yang membuang sampah sembarangan selama Januari-Juni 2026. Denda Rp11,95 juta…
Seorang pemuda di Kampar diduga terjatuh ke Sungai Kampar usai melakukan aksi standing di atas…