penambahan-pasien-positif-covid-19-riau-terus-melambat
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Laju penambahan pasien positif Covid-19 di Riau melambat jelang Idulfitri 1443 H. Jika dua hari sebelumnya terjadi penambahan 2 orang pada Ahad (24/4) dan 5 orang pada Senin (25/4), selanjutnya Selasa (26/4) tercatat hanya terjadi penambahan 6 orang. Dengan penambahan tersebut, maka total yang terserang Covid-19 di Riau menjadi 150.417 orang.
Sementara itu, untuk pasien yang sembuh bertambah 5 orang, sehingga total 145.937 orang yang sembuh. Kabar buruknya, terdapat penambahan satu pasien meninggal dunia akibat positif Covid-19. Sehingga total pasien yang meninggal akibat Covid-19 di Riau menjadi 4.428 orang.
Dari total pasien positif Covid-19 Riau, yang menjalani perawatan di rumah sakit 17 orang dan 35 orang menjalani isolasi mandiri. Sehingga jumlah kasus aktif Covid-19 di Riau saat ini, baik yang masih menjalani perawatan di rumah sakit maupun isolasi mandiri 52 orang.
Sementara itu, untuk suspek yang menjalani isolasi mandiri 264 orang dan isolasi di rumah sakit 12 orang. Total suspek yang selesai menjalani isolasi sebanyak 166.804 orang dan meninggal dunia 552 orang.
Kepala Dinas Kesehatan Riau Zainal Arifin tetap tak bosan-bosannya mengajak masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan, terutama saat beraktivitas di luar rumah. "Mari kita sama-sama menjaga diri dan orang sekitar kita untuk terus menerapkan protokol kesehatan dengan cara mencuci tangan, menjaga jarak, dan menggunakan masker," ajaknya, Selasa (26/4).
Sementara itu, capaian vaksinasi 1 Covid-19 di Provinsi Riau per 26 April 2022 sudah 98,09 persen dan capaian vaksinasi 2 Covid-19 menyentuh 77,83 persen. Kabupaten/kota yang memiliki capaian vaksinasi 1 di atas 100 persen adalah Kota Dumai (103,62 persen) dan Kota Pekanbaru (117,31 persen). Sementara kabupaten/kota yang memiliki capaian vaksinasi 2 di atas 90 persen adalah Kota Pekanbaru (97,78 persen).
Pencapaian vaksinasi Covid-19 bagi tenaga kesehatan dengan sasaran 32.923 orang, dosis pertama mencapai 45.483 (138,15 persen), dosis kedua 44.219 (134,31 persen), dan dosis ketiga 34.831 (105,80 persen).
Untuk vaksinasi Covid-19 bagi lansia dengan sasaran 322.466 orang, dosis pertama sudah mencapai 235.981 (73,18 persen) dan dosis kedua mencapai 175.143 (54,31 persen). Sedangkan, vaksinasi bagi pelayan publik dengan sasaran 349.418 orang, dosis pertama sudah 398.753 (114,12 persen) dan dosis kedua sebesar 369.000 (105,60 persen).
Pencapaian vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat umum dengan sasaran 3.451.350 orang, dosis pertama sudah 2.771.636 (80,31 persen) dan dosis kedua 2.183.969 (63,28 persen).(sol)
BRK Syariah resmi meluncurkan layanan Rahn Gadai Emas di Bintan untuk memperluas akses pembiayaan syariah…
PLN UIP Sumbagteng menggelar sosialisasi PLN Mobile di Tapung Hilir untuk memperluas literasi digital kelistrikan…
Harga karet petani Kuansing kembali naik menjadi Rp20.125 per kilogram. Produksi meningkat seiring membaiknya harga…
Wali Kota Pekanbaru sidak Kecamatan Marpoyan Damai dan menekankan pelayanan cepat serta kenyamanan warga.
Distankan Pekanbaru telah memeriksa 3.754 hewan kurban dan memastikan belum ditemukan kasus penyakit.
Umri melantik wakil rektor baru dan menargetkan penguatan tata kelola kampus menuju standar internasional.