balap-liar-sehabis-subuh-dibubarkan-polisi
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — – Aksi balapan liar di kawasan Jalan Arifin Ahmad, Kota Pekanbaru, kembali marak. Para pemuda yang haus sensasi itu mulai memacu kendaraannya sehabis subuh di bulan suci Ramadan.
Tak lama kemudian, jajaran Kepolisian Subsektor Marpoyan Damai, Polsek Bukit Raya bersama Kelompok sadar (Pokdar) Kamtibmas langsung mengambil tindakan.
Pantauan Riau Pos, Sabtu (25/4) sejumlah ruas jalan tersebut ditutup. Aparat kepolisian lalu lintas juga bersiaga di lokasi. Sedangkan kepolisan setempat dan anggota Pokdar juga menyisir lokasi.
Meldi, warga sekitar menyebut bahwa jalan Arifin Ahmad tersebut memang rawan menjadi lokasi balap liar. Biasanya mereka memacu kendaraan tersebut di malam hari, namun pada momen Ramadan ini dilakukannya pagi sehabis subuh.
"Puasa pertama kemarin di sini cukup ramai, nah tadi baru ada Pak Polisi yang jaga, mereka tidak berani lagi," tuturnya.
Guna mengantisipasi balapan liar itu berulang lagi, aparat kepolisian bersama warga selalu bersiaga di lokasi. Tentunya hal ini sangat meresahkan bagi warga setempat.
"Lokasinya di dekat SPBU itu, mereka balap-balap dan membahayakan pengendara lain," jelas Meldi.
Sementara itu, Kapolsek Bukit Raya melalui Kasubsektor Marpoyan Damai, Ipda Ilham Nur, menyebut kan, bahwa, meskipun sudah ditertibkan namun masih saja ada aksi balap liar di kawasan tersebut.
"Masih ada, pindah ke jalan Kaharudin Nasution," katanya. (*1)
Khas Pekanbaru Hotel menghadirkan promo School Holi-Deals selama Juli 2026 dengan paket menginap lengkap untuk…
Syahrul Aidi mengecam penghadangan Ustaz Abdul Somad di Kutai Barat dan meminta aparat menjamin keamanan…
Daftar ulang SPMB SD Negeri di Pekanbaru resmi dimulai. Orang tua melengkapi berkas, sementara sekolah…
Pemkab Kepulauan Meranti resmi menerapkan manajemen talenta ASN setelah mendapat persetujuan BKN. Pengisian JPTP tak…
Kompensasi bagi 142 nelayan terdampak pencemaran Sungai Tapung mulai direalisasikan. Nelayan berharap pemulihan lingkungan segera…
Kapolda Riau menjenguk korban dugaan pengeroyokan di RS Bhayangkara dan menegaskan proses hukum akan dilakukan…