Categories: Pekanbaru

Media Gathering untuk Keterbukaan Informasi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kantor Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) Provinsi Riau menggelar Media Gathering dengan tema Public Speaking dan Strategi Membangun dengan Media" Rabu (27/2). Kegiatan dihadiri seluruh UPT Imigrasi dan Pemasyarakatan se- Riau.

UPT Imigrasi dan Pemasyarakatan se-Provinsi Riau diberikan pemahaman terkait pelaksanaan teknis dalam memberikan keterbukaan informasi. Selama satu hari, peserta mengikuti bimbingan teknis (bimtek) yang berlangsung di Kantor Kemenkum HAM Riau Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.

Kakanwil Kemenkum HAM Provinsi Riau, Lucky Agung Binarto didampingi Kepala Divisi Pemasyarakatan, Maulidi Hilal dan Humas, Koko mengatakan kegiatan perdana atas dasar instruksi dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan dan intruksi ini secara nasional.

"Intruksi secara nasional ini dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan. Hadirnya UPT Pemasyarakatan dan Imigrasi di lingkungan kerja untuk bisa mengolah informasi, lebih lagi untuk mempublikasikan infromasi. Sehingga nantinya semakin terbuka informasi dari Kemenkum HAM. Terdapat 29 UPT se-Riau. 21 pemasyarakatan dan 8 dari imigrasi," jelasnya.

Lebih jauh, setiap UPT dihadiri oleh empat orang, di antaranya dua pejabat utama dan dua pegawai. Dalam pada itu, pemasyarakatan sering menjadi pembulian, Karena setiap hari tidak pernah lepas diberitakan.

Sehingga acara pun mendatangkan salah satu jurnalis televisi di Riau. Nantinya, para peserta selain mendapatkan materi dari para narasumber, peserta bimtek juga langsung diberikan pelatihan untuk menjadi seorang reporter, kameramen dan presenter media.

"Karena itu banyak hal yang harus dipublis. Maka dari itu kru media atau humas yang berada di pemasyarakatan dan imigrasi dapat belajar membuat berita baik narasi maupun video maupun foto. Begitu juga dengan para kepala kantor latihan berkomunikasi dengan wartawan baik doorstop, pers release maupun talkshow," tuturnya.

Diharapkan, apa yang dilakukan selama ini bisa diketahui publik. Intinya kembali lagi pada masyarakat dan dapat mengedukasi masyarakat terkait kegiatan yang dijalankan di lapangan.

"Jangan sampai imej negatif yang selama ini disematkan bisa berubah, dengan memberikan banyak informasi kepada masyarakat mengenai kinerja yang sudah dilakukan oleh ASN kami," jelasnya.(s)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Miris! Tiga Anak di Siak Setiap Hari Mengemis, Orang Tua Diberi Ultimatum

Tiga anak di Siak tak lagi sekolah dan setiap hari mengemis di jalan. Dinsos turun…

2 jam ago

Fazya-Halda Dinobatkan sebagai Bujang Dara Meranti 2026, Siap Melangkah ke Tingkat Riau

Muhammad Fazya Kurniawan dan Halda Mirsyanda terpilih sebagai Bujang Dara Meranti 2026 dan akan mewakili…

3 jam ago

MUI Ingatkan Warga Jelang Agustusan: Soal Pakaian Karnaval hingga Hadiah Lomba

MUI mengingatkan masyarakat soal ketentuan agama dalam karnaval dan lomba Agustusan, termasuk busana serta penggunaan…

3 jam ago

Target 100 Pohon per Gudep, Wali Kota Pekanbaru Libatkan Pramuka dalam Green City

Wali Kota Pekanbaru mendorong Pramuka menjadi pelopor green city dengan target setiap gudep menanam dan…

3 jam ago

23,6 Kilometer Jalan Rusak di Pekanbaru Sudah Diperbaiki, Ini Ruas yang Masih Digarap

Perbaikan jalan di Pekanbaru terus dikebut. Dari target lebih dari 42 kilometer, sebanyak 23,6 kilometer…

4 jam ago

Karhutla di Inhu Meluas hingga 50 Hektare, Api Mulai Merangsek ke Hutan Primer

Karhutla di Sungai Guntung Hilir, Inhu, meluas hingga 50 hektare dan sulit dipadamkan karena asap…

7 jam ago