Categories: Pekanbaru

Antisipasi TPS Ilegal Baru, Warga Gotong Royong Bersihkan Lahan Tidur

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Guna mengantisipasi sejumlah lahan tidur di Kota Bertuah menjadi lahan tempat pembuangan sementara  (TPS) sampah ilegal baru, Ahad (26/1) warga RT01 RW05 Jalan Bahagia Kelurahan Tangkerang Labuai, bersama Sekrtaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru melakukan gotong royong.

Dengan menggunakan alat seadanya seperti cangkul, sabit, dan lainnya. Puluhan warga membersihkan rumput liar, dan mengumpulkan sejumlah botol bekas dari eks TPS ilegar di permukiman tersebut.

Tak hanya itu, sejumlah warga juga melakukan penanaman pohon serta bunga di area tanah kosong yang nantinya akan dijadikan sarana olehraga warga sekitar.

Menurut Ketua RW05 Arditia Warman mengatakan, kegiatan gotong royong ini sebagai langkah antisipasi penyalahgunaan lahan tidur yang terdapat di Jalan Bahagia yang sering dijadikan sebagai tps ilegal oleh oknum warga.

Apalagi keberadaan lahan tidur ini yang telat dipersimpangan jalan dengan sejumlah jalan tembusan, menjadikannya lokasi yang sering digunakan oleh pengguna jalan untuk sebagai tempat sampah.

"Lahan ini kita bersihkan terlebih dahulu sebelum nantinya kita ubah menjadi sarana olahraga warga sekitar. Kita juga akan membuat lubang biopori serta menanam sebanyak 20 pohon pelindung berserta bunga untuk membuat kawasan ini kembali asri lagi,"ucapnya.

Sementara itu, Ketua LPM Kelurahan Tangkerang Labuai yang juga sebagai Kader Penggerak Kampung Berseri Astra Indah Madani,Mirshal yang ikut melakukan gotong royong mengatakan, saat ini merupakan era keterbukaan, pihaknya mengapresiasi langkah DLHK Kota Pekanbaru yang mau turun dan membantu masyarakat dalam menjaga lingkungannya.

"Saya sebagai kader penggerak Kampung Berseri Astra dengan lingkungannya, sangat terima kasih kepada DLHK yang ikut membantu warga untuk menjaga lingkungan, dan juga berterimakasih kepada warga RW05 yang ikut menjaga lingkungan dengan cara menanam pohon pelindung di tanah kosong ini," katanya.

Sementara itu, Sekretaris DLHK Pekanbaru Fiora Helmi mengatakan, pihaknya sengaja hadir di kawasan tersebut selain sebagai undangan dari masyarakat, juga untuk menyatukan misi dalam hal menjaga lingkungan.

"Kalau kita bicara soal lingkungan sudah pasti alat ukurnya adalah penilain Adipura, di mana menciptakan lingkungan yang bersih tak hanya tugas kami, tetapi juga masyarakat," ujarnya.(ayi)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Alasan Ketua Fraksi Golkar DPRD Riau Mundur, Nalladia Ayu Rokan Diganti Imustiar

nalladia ayu rokan, ketua fraksi golkar dprd riau mundur dari jabatannya dan digantikan imustiar sebagai…

7 jam ago

Ribuan Pil Ekstasi Berbagai Merek Disimpan dalam Lemari Rumah, Perempuan 27 Tahun Ditangkap di Pekanbaru, Pemasok Diburu

ribuan pil ekstasi ditangkap di pekanbaru, 1.226 butir esktasi berbagai merek disimpan dalam lemari rumah,…

8 jam ago

HSBL Selatpanjang 2026 Dimulai, Simak Daftar Sekolah yang Siap Bertarung

HSBL 2026 Selatpanjang Series kembali digelar setelah vakum enam tahun. Enam sekolah siap bersaing dalam…

12 jam ago

Subsidi Listrik 2027 Diusulkan Rp117 Triliun, Naik Rp17 Triliun dari Tahun Ini

ESDM mengusulkan subsidi listrik 2027 sebesar Rp117,84 triliun, naik Rp17 triliun, sekaligus menaikkan target produksi…

12 jam ago

Polres Siak Tetapkan Tersangka Karhutla, Ratusan Ribu Meter Persegi Lahan Terbakar

Polres Siak menetapkan satu tersangka karhutla dan mengungkap tujuh titik kebakaran dengan total luas lahan…

14 jam ago

Truk 10 Roda Tabrak Dinding Jembatan di Inhu, Kendaraan Dialihkan ke Jalur Alternatif

Truk roda 10 menghantam dinding jembatan di Jalan Lintas Timur Inhu hingga melintang dan memicu…

18 jam ago